PAPUA, METRO—Seorang prajurit Yonif 133/Yudha Sakti asal Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), gugur dalam insiden kontak tembak di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8).
Informasi duka tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @kabarpeisirselatan. Dalam unggahan itu disebutkan, prajurit yang menjadi korban bernama Pratu Rizki Kurniawan, warga asal Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai.
Dalam unggahan tersebut disebutkan, Pratu Rizki Kurniawan meninggal dunia setelah terjadi kontak tembak yang diduga melibatkan kelompok bersenjata yang disebut sebagai TPNPB-OPM. Serangan disebut terjadi secara mendadak sekitar pukul 08.12 WIT
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto membenarkan insiden tersebut. Proses evakuasi terhadap para korban langsung dilakukan setelah kontak tembak.
“Kontak tembak prajurit TNI dengan KKB dari Kodap III Ndugama mengakibatkan tiga prajurit terluka dan salah satunya gugur. Evakuasi para korban saat ini sedang dilakukan,” kata Tri, Selasa (18/8).
Pascabaku tembak, aparat gabungan TNI-Polri langsung memperketat pengamanan di wilayah Jila. Pemantauan dilakukan untuk mencegah kemungkinan serangan maupun gangguan keamanan susulan.
Aparat juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian serta perkembangan situasi di lokasi.
Tri menegaskan TNI dan Polri terus bekerja bersama untuk menjaga masyarakat tetap aman.
“TNI bersama Polri juga terus bersinergi dalam menjaga keamanan masyarakat serta mengantisipasi gangguan keamanan susulan tersebut,” ujarnya.
Gugurnya seorang prajurit menjadi duka di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ketika masyarakat di berbagai daerah menggelar upacara dan merayakan kemerdekaan, prajurit TNI di pedalaman Papua Tengah justru harus mempertaruhkan nyawa dalam menjalankan tugas.
Situasi keamanan di Jila kini menjadi perhatian aparat. Evakuasi korban dan pengamanan wilayah masih terus dilakukan
Sementara itu,dua personel lainnya juga dilaporkan mengalami luka tembak, masing-masing Pratu Y Pasaribu yang mengalami luka pada bagian pinggang dan Pratu Kiki Febrio yang mengalami luka pada bagian lengan. (*)






