AGAM/BUKITTINGGI

Catat sejarah, Wako Serahkan Bendera Pusaka dari Jam Gadang

×

Catat sejarah, Wako Serahkan Bendera Pusaka dari Jam Gadang

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN BENDERA PUSAKA— Wako Ramlan Nurmatias menyerahkan duplikat bendera pusaka dan duplikat teks proklamasi kepada Paskibraka disaksikan langsung oleh Wakil Walikota, unsur Forkopimda, Sekda, serta seluruh SKPD di lingkungan pemerintah kota Bukittinggi, di kawsan Jam Gadang, Senin (17/8).

BUKITTINGGI, METRO— Kota Bukittinggi menjadi satu dari tiga daerah di Indonesia yang melaksanakan upacara peringatan detik-detik proklamasi. Di tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Bukittinggi mencatat salah satu sejarah dengan menggelar prosesi penyerahan bendera pusaka langsung dari Jam Gadang, Senin (17/8).

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyerahkan duplikat bendera pusaka dan duplikat teks proklamasi kepada Paskibraka disaksikan langsung oleh Wakil Walikota, Unsur Forkopimda, Sekda, serta seluruh SKPD di lingkungan pemerintah kota Bukittinggi.

“Penyerahan bendera dilaksanakan di Jam Gadang karena tahun ini genap 100 tahun. Kita menunjukkan kepada ma­syarakat bahwa sejarah dan budaya bukan hanya dibaca, tetapi juga dirasakan,”kata Wako.

Baca Juga  Rapat Konsolidasi Daerah, KPU Kabupaten Agam Boyong 6 Penghargaan

Sebelumnya penyerahan bendera pusaka merah putih kepada Paskibraka dilaksanakan di rumah dinas. Namun pada tahun ini pengerahan menara pusaka dilaksanakan di bawah Jam Gadang yang menjadi salah satu saksi kemerdekaan dan peninggalan sejarah yang menguatkan posisi Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan.

Ramlan Nurmatias menjelaskan, penyerahan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih di bawah Jam Gadang merupakan bagian dari upaya pemerintah menghargai sejarah dan perjuangan para pendahulu.

“Ini salah satu bentuk penghargaan kita kepada para pe­juang dan pendiri yang telah berjasa dalam pembangunan Bukittinggi,” kata Ramlan.

Baca Juga  Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Puteri

Pemilihan lokasi ini juga menjadi momentum untuk me­ngajak masyarakat mengenal dan merasakan langsung nilai sejarah serta budaya yang melekat di Kota Bukittinggi, terlebih pada 2026 Jam Gadang genap berusia 100 tahun.

Setelah diserahkan, bendera pusaka merah putih dan juga teks proklamasi di bawah oleh Paskibraka dan diarak menuju lokasi upacara lapangan Wirabraja Bukittinggi.

Petugas membawa bendera dan teks proklamasi menggunakan mobil Maung milik Kodim 0304 Agam diiringi mar­ching band dan dikawal oleh Polresta dan Dishub Bukittinggi. (pry)