BERITA UTAMA

Bantu Penanganan Karhutla, TNI Kerahkan 14.167 Prajurit

×

Bantu Penanganan Karhutla, TNI Kerahkan 14.167 Prajurit

Sebarkan artikel ini
KARHUTLA— Para prajurit TNI memadamkan api di lokasi karhutla. Belasan ribu personel dikerahkan untuk membantu penanganan karhutla di berbagai daerah Indonesia.

JAKARTA,METRO– Sebanyak 14.167 prajurit TNI dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah. Mereka bergerak bersama unsur lain dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Dalam keterangan resmi yang diautentifikasi oleh Kabidpenum Pusat Penerangan (Puspen) TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, para prajurit TNI tersebut kini terlibat dalam pe­na­nga­­nan karhutla, terma­suk lewat dukungan berbagai sarana dan peralatan pe­ma­daman.

“Penanganan karhutla dilaksanakan oleh satuan TNI di sejumlah wilayah yang terdampak, bersinergi dengan pemerintah da­erah, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait lainnya, serta masyarakat,” terang dia.

Upaya yang dilakukan oleh ribuan prajurit tersebut terdiri atas pemadaman api, patroli, pemantauan, pencegahan, dan penanganan dampak karhutla sesuai dengan kondisi dan perkembangan situasi di masing-masing daerah. Tidak hanya itu, Mabes TNI memerintahkan seluruh satuan siap siaga pengamanan karhutla.

“Kesiapsiagaan dilakukan melalui penyiapan per­sonel dan materiil, pemantauan wilayah, patroli serta koordinasi dengan unsur terkait,” imbuhnya.

Baca Juga  Toko Pecah Belah di Pasar Raya Terbakar

Dengan begitu, kekuatan TNI dapat digerakkan secara cepat dan tepat jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan karhutla.

Mabes TNI memastikan, bersama pemerintah daerah, Polri, pemadam kebakaran, BNPB, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait lainnya, para prajurit berusaha sebaik mungkin menangani karhutla.

“Kesiapsiagaan personel dan materiil terus dipelihara agar dapat digerakkan secara cepat sesuai perkembangan situasi di lapangan, sekaligus memastikan kondisi wila­yah tetap aman dan kondusif,” ucap Agung.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengungkapkan bahwa pihaknya mengirimkan 3 pesawat untuk melaksanakan Operasi Mo­difikasi Cuaca (OMC) dalam penanggulangan karhutla di Kalimantan.

“Pesawat tersebut terbang dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat siang (21/8), menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat dukungan penanganan karhutla di wilayah tersebut,” kata dia.

Nyaman menyatakan, pengerahan 3 Pesawat Casa NC-212 tersebut me­ru­pakan dukungan TNI AU dalam pelaksanaan OMC. Sehingga penanggulangan karhutla di Kalimantan lebih cepat.

Baca Juga  5 Komplotan Pencuri Ditangkap Polsek Nanggalo

“Pesawat tersebut akan memperkuat unsur udara yang sudah berada di wila­yah Kalimantan,” jelasnya.

Berdasar data, saat ini sudah ada 20 pesawat berbagai jenis di Kalimantan. Yakni 5 helikopter, 3 pesawat modifikasi cuaca, dan 12 helikopter besar untuk melakukan water bombing.

“Dengan tambahan ti­ga pesawat Cassa ini, dukungan TNI AU diharapkan dapat semakin optimal, khususnya dalam pelaksanaan OMC untuk membantu mengurangi dampak kabut asap di wilayah Kalimantan,” ujarnya,

Sebelumnya, sebanyak 42 pesawat sudah dikerahkan ke 6 provinsi yang menjadi daerah prioritas penanggulangan karhutla. Yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan (Sumsel), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Dari jumlah tersebut, 20 pesawat berpusat di Kalimantan, sedangkan 22 pesawat lainnya berpusat di Sumatera,” kata Nyoman.

Pengerahan kekuatan udara tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI AU bersama unsur terkait dalam menghadapi potensi karhutla, termasuk melalui pelaksanaan OMC dan operasi water bombing di wilayah yang terdampak. (jpg)