METRO PESISIR

Pemko Pariaman Kalaborasi dengan Kementrian Ekonomi Kreatif

×

Pemko Pariaman Kalaborasi dengan Kementrian Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
GANDENG KEMEN EKRAF— Pemko Pariaman berkolaborasi dengan Kemen Ekraf Republik Indonesia menggelar kegiatan “Melukis Bersama Asosiasi dan Anak-Anak Terdampak Bencana”, di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman.

PARIAMAN, METRO— Pemerintah Kota Pariaman berkolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemen Ekraf) Republik Indonesia menggelar  kegiatan “Melukis Bersama Asosiasi dan Anak-Anak Terdampak Bencana”, di Ba­lairung Rumah Dinas Walikota Pariaman.

Wali Kota Pariaman, Yo­ta Balad menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Kemen Ekraf RI, para seniman, komunitas, serta seluruh pihak yang telah hadir dan peduli terhadap anak-anak di Kota Pariaman.

”Bencana memang da­pat meninggalkan luka, kehilangan, dan pengalaman yang tidak mudah dilupakan. Namun kita percaya bahwa setiap anak memiliki kekuatan untuk bangkit. Hari ini, kita tidak hanya mengajak anak-anak untuk melukis di atas kanvas, tetapi mem­­­berikan ruang untuk mengekspresikan pe­ra­saan, harapan, imajinasi, dan cita-cita mereka me­lalui karya seni,” ujarnya.

Walikota menegaskan bahwa sebuah gambar sederhana yang dibuat oleh anak-anak menyimpan cerita dan harapan besar untuk masa depan. Oleh karena itu, seni dipandang bukan sekadar keindahan, melainkan me­dia pemulihan psikologis, edukasi, serta pembentukan karakter generasi mu­­­da yang kreatif dan percaya diri.

Baca Juga  Pemkab Padangpariaman Diganjar sebagai Daerah Informatif

Sementara itu, Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan, Deputi Bi­dang Kreativitas Budaya dan Desain, Kementerian Eko­nomi Kreatif / Badan Eko­nomi Kreatif (Kemenekraf), Dadam Mahdar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi amanat Keputusan Presiden Nomor 1 Ta­hun 2026 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Su­matera Utara, dan Su­ma­tera Barat. Program ini di­rancang sebagai ruang ekspresi seni sekaligus media pemulihan psikososial (trau­ma healing) bagi anak-anak terdampak bencana.

”Program yang berlangsung selama 3 hari ini diikuti oleh 100 anak sebagai peserta melukis. Peserta terdiri dari siswa SD kelas 4–6 dari 42 sekolah negeri dan swasta yang tersebar di empat kecamatan se-Kota Pariaman (Pariaman Utara, Pariaman Tengah, Pariaman Selatan, dan Pariaman Timur).  Untuk rangkaian kegiatannya antara lain, workshop pengenalan media dan teknik melukis, melukis bersama di atas kanvas, melukis pada media batok kelapa sebagai pemanfaatan bahan lokal yang menanamkan nilai keberlanjutan dan kearifan lokal,” ujarnya.

Baca Juga  Polres Padangpariaman Bantu Keluarga Tidak Mampu

Kegiatan ini juga menghadirkan para mentor dari Tambo Art, akademisi Universitas Negeri Padang (UNP), seniman lokal Pariaman, alumni SERUIN (Akselerasi Seni Rupa Indonesia) dan pegiat seni rupa Sumatera Barat (Ferdian Ondira, Yon Indra, Yosrianto, Hagung Kuntjara SW, Citra Leonita .

”Kita juga melaksanakan pameran karya sebagai bentuk apresiasi, di mana 10 karya terbaik akan diseleksi untuk dipromosikan ke panggung nasional.  Untuk itu, kita berharap anak – anak serius dalam mengikuti kegiatan ini namun tetap percaya pada diri sendiri, “ tutupnya.

Hadir langsung dalam acara tersebut jajaran pejabat Kemen Ekraf RI, di antaranya Kepala TU, Perencanaan dan Keuangan Direktorat Seni Rupa dan Pertunjukan, Maman Rahmawan, Program Director Kin Space SCBD Ibu Aprina Murwanti, serta Psi­kolog Anak Ibu Rifdha Wahyuni. (efa)