METRO PESISIR

Cuaca Ekstrem Melanda, 17 Titik Timbun Badan Jalan Longsor

×

Cuaca Ekstrem Melanda, 17 Titik Timbun Badan Jalan Longsor

Sebarkan artikel ini
BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR— Satu unit ekskavator terlihat membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.

PDGPARIAMAN, METRO— Pemerintah Kabupaten Padangpariaman bergerak cepat menangani dampak cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang melanda wilayah tersebut,kemarin. Intensitas hujan yang tinggi memicu longsor di se­jumlah lokasi, mengakibatkan material tanah menimbun badan jalan dan mengganggu akses transportasi masyarakat. Berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops BPBD Padangpariaman serta hasil survei tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU­PR), tercatat sebanyak 17 titik longsor yang tersebar di Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan V Koto Timur.

Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis lang­sung menginstruksikan jajaran terkait agar alat berat se­gera dikerahkan. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pembersihan material longsor dan memulihkan akses ma­syarakat.

Kepala Dinas PUPR Pa­dangpariaman, El Abdes Marsyam, saat melaporkan progres penanganan kepada Bupati Padangpa­riaman  di Rumah Dinas Bupati di Karan Aur Pariaman, menyampaikan bahwa da­ri 17 titik longsor yang ditangani, 14 titik telah berhasil dibersihkan, semen­tara tiga titik lainnya masih dalam proses penanganan. ”Dari 17 titik longsor yang menimbun badan jalan, sebanyak 14 titik sudah kita tangani. Masih tersisa tiga titik di wilayah Nagari Kudu Gantiang Barat yang sedang kita tuntaskan,” ujar El Abdes

Baca Juga  5000 Ekor Bibit Ikan Dilepas di Sungai Surau Ambacang

Adapun penanganan dilakukan di sejumlah lokasi. Di Nagari Campago, terdapat dua titik longsor yang telah ditangani, yakni pada ruas Jalan Ajuang–Bukik Caliak dan ruas Jalan Bukik Apik–Olomandi. Selanjutnya, di Nagari Sikucur, satu titik longsor dita­ngani di atas Jembatan Pulau Air. Sementara di Nagari Sikucur Tengah, penanganan dilakukan pada ruas jalan yang menghu­bungkan Pulau Air menuju Pulau Batam.

Di kawasan Lambah Kudu, yang merupakan wilayah perbatasan Nagari Campago dengan Nagari Kudu Gantiang sekaligus perbatasan Kecamatan V Koto Kampung Dalam dengan Kecamatan V Koto Timur, terdapat lima titik longsor yang ditangani. Kemudian, sebanyak tiga titik longsor ditangani pada ruas Jalan Pasar Kudu menuju Sungai Pua Tanjung Mutuih, Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur. Sementara empat titik lainnya berada di ruas Jalan Tigo Jerong menuju Paga Kawek, Nagari Kudu Gantiang Barat, Kecamatan V Koto Timur. Saat ini, alat berat excavator mini milik Dinas PUPR Padangpariaman masih dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang me­nutup badan jalan. Salah satu lokasi yang masih dalam penanganan berada di kawasan Lambah Kudu, perbatasan Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan V Koto Timur.

Baca Juga  Pusat Kuliner Memukau Pengunjung

El Abdes menegaskan, tim tanggap bencana Dinas PUPR terus bekerja di lapangan hingga malam hari guna mempercepat proses pembersihan dan membuka kembali akses masyarakat. ”Tim masih bekerja di lapangan malam ini. Insyaallah, besok tiga titik longsor yang tersisa dapat kita tuntaskan,” ka­tanya. Gerak cepat Pemerintah Kabupaten Padangpariaman ini merupakan bagian dari upaya memastikan akses transportasi masyarakat tetap terbuka pasca cuaca ekstrem. Pemerintah daerah juga terus mengingatkan ma­sya­rakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang berada di kawasan rawan longsor. Ma­syarakat diminta tetap berhati-hati dan segera melaporkan apabila me­nemukan kondisi jalan tertutup material longsor mau­pun potensi bencana lainnya, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Padangpariaman. (efa)