METRO PESISIR

Jabatan Bukan Sekedar Kedudukan, Bupati Lantik Pejabat Eselon II

×

Jabatan Bukan Sekedar Kedudukan, Bupati Lantik Pejabat Eselon II

Sebarkan artikel ini
PELANTIKAN PEJABAT ESELON II—Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis saat melantik pejabat eselon II.

PDG.PARIAMAN, METRO — Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis me­negaskan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah dan tanggung jawab yang ha­rus dibuktikan melalui ki­nerja serta hasil nyata bagi masyarakat. ”Kita saat ini melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pim­pinan Tinggi Pratama, Kepala Sekolah, dan Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman,” kata­nya, kemarin. Pelantikan tersebut turut dihadiri Wa­kil Bupati Padangpariaman, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah yang baru dilantik, Staf Ahli, Asisten, kepala perangkat daerah, Ketua DWP, para camat, Direktur PDAM dan RSUD Padangpariaman serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan ter­­sebut, sebanyak 5 pejabat pimpinan tinggi pratama, 26 kepala SD, 6 kepala SMP, 1 kepala TK, serta 3 pejabat fungsional resmi dilantik. Lima pejabat pim­pinan tinggi pratama yang dilantik yakni Zahirman, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Dinas Perhubungan; Khairul Nizam sebagai Kepala Dinas Dukcapil, Indra Utama sebagai Kepala BKPSDM,  Maizar sebagai Staf Ahli Bupati serta Alfian sebagai Kepala Dinas Perikanan.

Bupati Padangpariaman menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Ia menekankan, kepercayaan yang diberikan pemerintah dan masyarakat harus dijawab dengan pengabdian, integritas dan kerja nyata. ”Jabatan ini bukan sekadar kegiatan administratif atau seremonial. Di balik jabatan yang diberikan terdapat kepercayaan, tanggung jawab, harapan dan amanah yang besar,” tegasnya.

Baca Juga  Pelayanan Prima Kesehatan Masyarakat, Kadinkes Matangkan Sabermas

Khusus kepada para kepala sekolah, Bupati meminta agar mampu menjadi pemimpin pembelajaran sekaligus teladan bagi gu­ru, siswa dan ma­sya­rakat.

Ia berharap sekolah tidak hanya mengejar pres­tasi akademik, tetapi juga membangun karakter, akh­lak, disiplin, sopan santun, gotong royong dan kepedulian sosial. ”Kepala sekolah harus menjadi pe­mimpin yang hadir. Hadir untuk guru, hadir untuk siswa, hadir untuk orang tua dan hadir untuk ma­syarakat. Jangan hanya berada di belakang meja, tetapi turun melihat langsung persoalan dan mencari solusinya,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar sekolah membangun lingkungan pendi­dikan yang disiplin, inovatif, ramah anak, bebas dari kekerasan dan perundungan, serta terus berorientasi pada peningkatan mu­tu pendidikan. ”Kepada kepala sekolah, saya titipkan anak-anak Padangpariaman. Didik mereka dengan ilmu dan keteladanan,” katanya.

Sementara kepada pa­ra pejabat pimpinan tinggi pratama, JKA meminta agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan dan birokrasi di perangkat daerah masing-masing
Me­­nu­rutnya, kepala perangkat daerah harus mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program yang konkret, memiliki target yang jelas, terukur, cepat, responsif dan berorientasi pada hasil. ”Bekerjalah dengan target dan hasil yang jelas. Masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang hanya sibuk dengan aktivitas, tetapi membutuhkan hasil dan perubahan yang nyata,” tegasnya.

Baca Juga  Wako Pa­riaman Berikan Bantuan Kursi Roda

Kepada pejabat fungsional, Bupati meminta agar terus meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan profesionalitas sesuai bidang keahlian masing-masing.

Dalam menjalankan a­manah, JKA menekankan tiga prinsip utama yang harus dipegang seluruh aparatur, yakni integritas, profesionalitas dan loyalitas kepada kepentingan masyarakat dan daerah. Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memper­kuat kolaborasi karena persoalan masyarakat tidak mengenal batas kewena­ngan antar-OPD.

Enam Jabatan Akan Segera Diisi

Pada kesempatan itu, Bupati Padangpariaman juga mengungkapkan ma­sih terdapat sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama yang akan segera diisi. Ia menyebut terdapat e­nam jabatan pada enam perangkat daerah yang akan diproses. Untuk jabatan Inspektur, pengisian akan dilakukan melalui mekanisme job fit, sementara lima jabatan lainnya akan dilakukan melalui seleksi terbuka atau lelang jabatan, yakni pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Disdagnaker Kop UKM, Dinas Sosial P3A, Dinas Kominfo, dan Asisten Daerah II. ”Saya membutuhkan saudara-saudara yang kompeten di bidangnya untuk mengisi jabatan tersebut. Saya tantang saudara-saudara yang me­rasa memiliki kompetensi, pengalaman dan kemampuan untuk ikut dalam proses seleksi,” tegasnya. (efa)