SOLOK/SOLSEL

Wako-Wawako Solok,  Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci, Kenang Jasa Para Pahlawan

×

Wako-Wawako Solok,  Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci, Kenang Jasa Para Pahlawan

Sebarkan artikel ini
RENUNGAN SUCI—Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, bersama Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, saat mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahla Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci.

SOLOK, METRODalam suasana hening dan penuh khidmat, Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, bersama Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mutiara Bangsa Kota Solok, Sabtu (16/8) dini hari.

Di bawah temaram cahaya dan dalam keheni­ngan malam, seluruh peserta apel menundukkan kepala, mengenang sekaligus memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Apel Kehormatan dan Renungan Suci tersebut dipimpin oleh Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, S.I.K., M.Si., selaku Inspektur Apel. Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Solok, anggota DPRD Kota Solok, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Solok, personel Polres Solok Kota dan Kodim 0309/Solok, serta Pramuka Kota Solok.

Baca Juga  Bimbingan LAN Dibutuhkan untuk Memotivasi OPD

Dalam suasana yang penuh keheningan, penghormatan diberikan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan bangsa. Momen tersebut menjadi pengi­ngat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini tidak hadir dengan mudah, melainkan lahir dari perjua­ngan, pengorbanan, keberanian dan keteguhan para pendahulu bangsa.

TMP Mutiara Bangsa Kota Solok menjadi tempat peristirahatan terakhir ba­gi 170 pahlawan, yang terdiri dari 117 pahlawan Angkatan Darat, 45 Pejuang Rakyat, serta delapan pahlawan yang tidak dikenal.

“Keberadaan mereka di TMP Mutiara Bangsa bukan sekadar catatan sejarah. Setiap nama dan setiap makam menyimpan kisah tentang pe­ngorba­nan yang menjadi bagian dari perjalanan bangsa menuju kemerdekaan,” ungkap Rama­dhani

Dikatakan, bahwa Pemerintah Kota Solok, Apel Kehormatan dan Renu­ngan Suci menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat menghargai jasa para pahlawan sekaligus merefleksikan tanggung jawab generasi masa kini dalam mengisi kemerdekaan.

Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan senjata dan mempertaruhkan kehidupan untuk merebut serta mempertahankan kemerdekaan, maka tugas generasi saat ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut melalui pengabdian, pembangunan dan kerja nyata bagi masyarakat. “Kemerdekaan, dengan demikian, tidak berhenti pada upacara dan peringatan setiap tahun. Kemerdekaan harus terus dihidupkan melalui kepedulian terhadap sesama, menjaga persatuan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta membangun Kota Solok agar semakin maju dan sejah­tera,” jelasnya.

Baca Juga  Kader PKK Ikuti Jambore di Kota Padangpanjang

Di tengah sunyi malam di TMP Mutiara Bangsa, pesan itu kembali terasa begitu kuat: perjuangan para pahlawan boleh berakhir di pusara, tetapi semangat perjuangannya harus terus hidup dalam setiap langkah generasi penerus bangsa. “Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Solok mengajak seluruh masyarakat untuk men­jadikan penghormatan kepada para pahlawan bukan sekadar seremonial, melainkan sumber inspirasi untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi bangsa, negara dan Kota Solok,” ujar Riyanda. (vko)