LIMAPULUH KOTA, METRO— Presiden Prabowo meresmikan Jembatan Garuda di Nagari Kurai Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota. Selain jembatan, Presiden juga meresmikan 3.000 titik air bersih. Peresmian atau launching jembatan di Nagari Kurai itu dilakukan bersamaan dengan 3.395 jembatan lainnya di seluruh Indonesia yang dibangun TNI-POLRI.
Presiden Prabowo melakukan peresmian tersebut secara virtual di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (13/8), Peresmian secara virtual tersebut diikuti dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Nagari Kurai di Jembatan Titian Baru yang menghubungkan Nagari Kurai dengan Jorong Mudiak Liki.
Di Nagari Kurai, Peresmian Jembatan tersebut dihadiri langsung Pangdam XX Tuangku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada didampingi Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno, Kasi Ter Korem, Letkol. Diko, Dandim 0306/50 Kota, Letkol. Inf. Adi Nofriadi Nata, selain itu juga hadir Bupati Limapuluh Kota, Kapolres 50 Kota, Kapolres Payakumbuh, Ketua PN Payakumbuh, Kapolsek Suliki, Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Dodi Ariestu, Niniak Mamak, Alim ulama serta tokoh masyarakat.
Presiden Prabowo dalam sambutannya mengatakan bahwa ia mengapresiasi kepada TNI dan Polri dengan membantu masyarakat melalui pembangunan jembatan dan menghadirkan sumber air.
“Atas nama Pemerintah, seluruh rakyat Indonesia dan atas nama Pribadi, saya sampaikan Penghargaan dan ucapan terimakasih kepada KSAD dan Kapolri serta seluruh anggota TNI dan Polri, saya bangga dengan saudara,”ucapnya.
Presiden juga menambahkan, ini (TNI dan Polri) selalu bersama rakyat. “Saudara adalah Tentara dan Polisi rakyat, lahir dan berjuang bersama rakyat, dan akan kembali kepada rakyat. Ini membuktikan semangat kerjasama dan gotong royong,” sebut presiden.
Prabowo dalam sambutannya juga apresiasi KSAD, Jenderal Maruli Simanjuntak, yang terus diperhatikan dan dipantau oleh Presiden.
“Jenderal Maruli Simanjuntak menjadi KSAD, pantas karena prestasi dan pengabdian, termasuk Kapolri. Sebagai Presiden saya berterima kasih, saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin,” tambahnya.
Pangdam XX Tuangku Imam Bonjol jelang pemotongan pita menyebutkan bahwa dengan telah selesainya pembangunan, jembatan tersebut diharapkan banyak bermanfaat bagi masyarakat.”Semoga jembatan ini dapat bermanfaat, meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.
Sementara seorang masyarakat, mengaku mengapresiasi dengan selesainya pembangunan jembatan yang dilakukan Pemerintah Pusat melalui TNI, dengan selesainya dibangun jembatan sepanjang 12 M dan Lebar 3,9 M itu, bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Alhamdulillah kami sebagai masyarakat sangat apresiasi dan senang dengan selesainya pembangunan jembatan ini, jembatan yang semula papan/kayu, kini semakin kuat dengan dibangun secara permanen. Jembatan ini menghubungkan Jorong Mudiak Liki dan Nagari Kurai,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, jembatan tersebut selain menjadi akses utama bagi anak-anak sekolah, juga menjadi jalan bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian. “Jembatan ini merupakan akses penting bagi masyarakat, dengan dibangun menjadi permainan, tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat, terimakasih pak Presiden dan TNI,” tutupnya. (uus)






