METRO PADANG

Andre Rosiade: FIFA Ban Semen Padang FC Resmi Dicabut, Kabau Sirah Bisa Registrasi Pemain Baru

×

Andre Rosiade: FIFA Ban Semen Padang FC Resmi Dicabut, Kabau Sirah Bisa Registrasi Pemain Baru

Sebarkan artikel ini
RESMI DICABUT— Presiden klub Andre Rosiade memastikan persoalan FIFA Registration Ban yang sempat membelenggu Kabau Sirah kini telah tuntas. Kepastian tersebut diumumkan manajemen Semen Padang FC melalui akun media sosial resmi klub, @semenpadangfcid, Sabtu (8/8/2026).

PADANG, METRO Kabar baik datang dari Semen Padang FC. Presiden klub Andre Rosiade memastikan persoalan FIFA Registration Ban yang sempat membelenggu Kabau Sirah kini telah tuntas.

Kepastian tersebut diumumkan manajemen Semen Padang FC melalui akun media sosial resmi klub, @semenpadangfcid, Sabtu (8/8/2026). Dalam pengumuman itu di­sebutkan, nama Semen Padang FC sudah tidak lagi tercantum dalam FIFA Registration Ban List.

Dengan dicabutnya sanksi tersebut, Kabau Sirah kini kembali memiliki kewenangan untuk melakukan registrasi pemain baru sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga 2 2026/2027.

“Manajemen Semen Padang FC mengonfirmasi bahwa sengketa FIFA Ban telah diselesaikan. Nama Semen Padang FC kini sudah tidak lagi terdaftar di FIFA Registration Ban List,” tulis manajemen melalui akun resmi klub.

Baca Juga  Wawako: Kunjungan Mendag jadi Momentum Penguatan Sektor Perdagangan

“Dengan ini, klub dapat segera melakukan proses registrasi pemain baru untuk mengarungi musim kompetisi mendatang,” lanjut pernyataan tersebut.

Pencabutan FIFA Ban ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Andre Rosiade untuk menyelesaikan seluruh kewajiban finansial Semen Padang FC kepada pemain musim lalu.

Sebelumnya, Andre menegaskan seluruh tunggakan ter­sebut akan dituntaskan paling lambat 1 Agustus 2026. Komitmen itu kemudian direalisasikan dengan pe­nyelesaian pembayaran kewajiban kepada para pemain.

Setelah kewajiban dilunasi, manajemen menye­rahkan dokumen bukti pembayaran kepada FIFA sebagai bagian dari proses administrasi pencabutan Registration Ban.

Untuk pemain asing, pembayaran dilakukan melalui international bank transfer. Dana diperkirakan masuk dalam satu hingga dua hari kerja, me­nyesuaikan proses kliring perbankan internasional dan perbedaan zona waktu.

Baca Juga  Penyebaran PMK masih Mengkhawatirkan, Toke Kurangi Stok Sapi Kurban

Tuntasnya persoalan tersebut menjadi langkah penting dalam pembenahan Semen Padang FC. Selain menyelesaikan persoalan kewajiban masa lalu, pencabutan FIFA Ban juga membuka ruang bagi manajemen untuk berge­rak lebih leluasa membangun skuad baru.

Kini, fokus Kabau Sirah beralih sepenuhnya kepada persiapan menghadapi Liga 2 2026/2027, mulai dari pembentukan skuad, pe­rekrutan pemain, hingga persiapan teknis dan pemusatan latihan.

Manajemen Semen Padang FC juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukung Kabau Sirah yang terus memberikan dukungan selama pro­ses penyelesaian persoalan tersebut. “Terima kasih atas kesabaran dan dukungan penuh dari seluruh pendukung Kabau Si­rah!” tulis manajemen. (*)