JAKARTA, METRO— Moto3 Aragon 2026 menjadi kesempatan Veda Ega Pratama kembali mengincar posisi 10 besar setelah finis kesembilan di Inggris. Pebalap Honda Team Asia itu akan menjalani rangkaian balapan di MotorLand Aragon, Spanyol, pada 28-30 Agustus 2026, sekaligus berusaha memangkas jarak dalam persaingan Rookie of the Year.
Veda Ega Pratama tiba di Aragon dengan kepercayaan diri setelah mencatat hasil positif pada Moto3 Inggris 2026. Memulai balapan dari posisi ke-15, pebalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut mampu memperbaiki tujuh posisi hingga finis kesembilan.
Hasil itu membuat Veda Ega Pratama membawa pulang tujuh poin tambahan dari Silverstone. Torehan tersebut penting karena ia kini mengoleksi 97 poin dalam klasemen Rookie of the Year dan menempati posisi kedua.
Veda hanya tertinggal 30 poin dari Brian Uriarte yang berada di puncak klasemen dengan 127 poin. Dengan sembilan seri masih tersisa, peluang Veda untuk mengejar rivalnya tetap terbuka, termasuk melalui Moto3 Aragon 2026.
Jika mampu mengulang bahkan memperbaiki hasil di Silverstone, pebalap Honda Team Asia tersebut bisa memangkas selisih poin sekaligus menjaga persaingan gelar rookie tetap panas.
MotorLand Aragon memiliki karakter berbeda dari Sirkuit Silverstone sehingga Veda harus kembali beradaptasi dengan trek. Sirkuit yang berada di dekat Alcaniz tersebut memiliki panjang 5,077 kilometer dengan total 17 tikungan, terdiri dari 10 tikungan kanan dan tujuh tikungan kiri. Karakter trek tersebut membuat persaingan Moto3 Aragon 2026 berpotensi berlangsung ketat hingga lap terakhir.
Selisih antarebalap di kelas ini kerap sangat tipis sehingga posisi start, konsistensi, serta kemampuan menjaga ritme balapan bisa menentukan hasil akhir.
Veda memiliki peluang untuk kembali mengamankan poin jika mampu menjaga performanya sejak sesi latihan. Modal finis kesembilan dari posisi ke-15 di Inggris menunjukkan kemampuannya melakukan pemulihan posisi ketika balapan berlangsung.
Kini tantangannya adalah meningkatkan posisi sejak awal agar tidak perlu mengejar terlalu banyak pebalap saat lomba. Performa di sesi kualifikasi pun akan menjadi salah satu faktor penting dalam misi Veda Ega Pratama memburu posisi 10 besar.
MotorLand Aragon juga menjadi panggung menarik di kelas MotoGP karena Aprilia tengah menunjukkan performa impresif pada musim 2026. Empat rider Aprilia, yakni Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Ai Ogura, dan Raul Fernandez, sudah merasakan finis pertama di MotoGP tahun ini. Kondisi tersebut membuat Aprilia berpotensi menjadi kekuatan utama di MotoGP Aragon 2026.
Ducati masih memiliki Francesco Bagnaia dan Marc Marquez sebagai ancaman, tetapi sejauh ini Marquez menjadi tulang punggung Ducati dalam persaingan kemenangan.
Marc Marquez sendiri punya rekam jejak kuat di MotorLand Aragon. Pada MotoGP Aragon 2025, Marquez keluar sebagai pemenang, disusul sang adik Alex Marquez di posisi kedua dan Francesco Bagnaia di urutan ketiga.
Namun, peta persaingan musim 2026 bisa berbeda. Selain Ducati, Pedro Acosta dari KTM berpotensi menjadi pengganggu dominasi Aprilia dan memberikan kejutan dalam perebutan podium.
Rangkaian Moto3 Aragon 2026 dimulai Jumat (28/8) dengan sesi FP1 pukul 14.00 WIB dan Practice pada pukul 18.15 WIB. Sesi tersebut menjadi kesempatan Veda Ega Pratama memahami karakter MotorLand Aragon sebelum memasuki hari kualifikasi.
Sabtu (29/8), Moto3 menjalani FP2 pada pukul 13.40 WIB. Setelah itu, sesi kualifikasi berlangsung mulai 17.45 WIB untuk Q1 dan dilanjutkan Q2 pada 18.10 WIB.
Balapan Moto3 Aragon 2026 dijadwalkan berlangsung Minggu (30/8) pukul 16.00 WIB. Jadwal tersebut membuat penggemar balap Indonesia bisa menyaksikan langsung perjuangan Veda Ega Pratama memburu posisi 10 besar sekaligus tambahan poin untuk mengejar Brian Uriarte. (jpg)






