AGAM/BUKITTINGGI

Dorong Pengelolaan Masjid Lebih Profesional, Bupati Agam: Jadikan Ruang Kreatif dan Positif Generasi Muda

×

Dorong Pengelolaan Masjid Lebih Profesional, Bupati Agam: Jadikan Ruang Kreatif dan Positif Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
TRAINING MANAJEMEN MASJID— Bupati Agam, Benni Warlis, membuka secara resmi Training Manajemen Masjid se-Kecamatan Canduang di Aula Kantor Camat Canduang, Kamis (20/8).

AGAM, METRO— Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, membuka secara resmi Training Manajemen Mas­jid se-Kecamatan Canduang di Aula Kantor Camat Canduang, Kamis (20/8).

Kegiatan tersebut diikuti para pengurus masjid se-Kecamatan Canduang, sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong pengelolaan masjid yang lebih profesional, terarah dan komprehensif.

Panitia pelaksana, Safrudin mengatakan, training ini menjadi wadah bagi para pengurus masjid untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola masjid. Tidak hanya dari sisi administrasi dan kelemba­gaan, tetapi juga bagai­mana menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial dan pembinaan generasi muda.

Menurutnya, penguatan kapasitas pengurus masjid juga sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Agam, yakni Bangkik dari Surau.

Program tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya masyarakat yang menjadikan masjid dan surau sebagai pusat pembelajaran serta pembentukan karakter generasi muda.

Baca Juga  Sanggar Pitunggua Pukau Penonton APKASI Otonomi Expo 2022

“Melalui kegiatan ini, kita berharap kecintaan anak-anak dan generasi muda terhadap masjid semakin tumbuh. Masjid tidak hanya menjadi tempat ber­ibadah, tetapi juga menjadi ruang bagi mereka untuk belajar, berkegiatan dan mengembangkan potensi diri,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis, mengapresiasi terselenggaranya Training Manajemen Masjid tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat SDM pengurus masjid sekaligus mendukung terwujudnya program Bangkik dari Su­rau.

Dikatakan, perkembangan zaman menghadirkan berbagai tantangan dan pengaruh bagi generasi muda. Karena itu, diperlukan upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang positif dan mampu menarik minat mereka untuk aktif di masjid maupun surau.

“Program Bangkik dari Surau merupakan upaya kita mengembalikan budaya generasi muda, khu­sus­nya para remaja, agar menjadikan masjid dan surau sebagai tempat bela­jar, berkegiatan dan mem­bangun karakter,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan masjid tidak cukup hanya berorientasi pada pelaksanaan ibadah. Mas­jid juga perlu dikem­bang­kan sebagai pusat aktivitas masyarakat yang mampu menjawab kebutuhan generasi muda.

Baca Juga  Harimau Sumatera Muncul di Nagari Sungai Batang, BKSDA: Hanya Melintas, Kembali ke Habitat Alami

Untuk itu, ia mendorong pengurus masjid agar me­nghadirkan berbagai ke­giata­n kreatif dan positif bagi anak-anak serta remaja, seperti olahraga, pendidikan, kajian keagamaan, seni maupun kegiatan sosial lainnya.

“Bagaimana kita membuat masjid menjadi tempat yang menyenangkan bagi generasi muda. Selain menjadi pusat kegiatan masyarakat, masjid juga harus memiliki program-program yang menarik bagi remaja, sehingga mereka senang datang dan meramaikan masjid,” jelasnya.

Bupati berharap, melalui peningkatan kapasitas pengurus dan inovasi kegiatan, masjid di Kecamatan Canduang semakin aktif serta mampu menjadi pusat pembinaan umat.

Dengan demikian, semangat Bangkik dari Surau tidak sekadar menjadi program pemerintah, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama masyarakat dalam membentuk generasi Agam yang berkarakter, religius dan memiliki kepe­du­lian sosial. (pry)