SOLOK, METRO— Kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) kembali terjadi. Kali ini, truk boks yang diduga mengalami rem blong, menabrak truk bak besi di Jorong Pasar Usang, Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Jumat (28/8).
Akibat insiden nahas itu, sopir Light Truk Boks B 9310 KRX bernama Denis (43), warga Pulau Halang Muka, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, tewas terjepit di ruang kemudi yang ringsek. Setelah dievakuasi, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Solok.
Kendaraan tersebut menghantam bagian belakang mobil Mitsubishi Truck Bak Besi berpelat nomor BM 8026 JO yang dikendarai RFY (44), warga Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Akbar Kharisma Tanjung, mengatakan, kecelakaan ini melibatkan truk boks yang dikendari korban dengan truk bak besi berpelat nomor BM 8026 JO yang dikendarai RFY (44), warga Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
“Kejadian bermua saat kedua truk bergerak searah dari Kota Padang menuju Kota Solok sekitar pukul 10.30 WIB. Ketika melintas di lokasi kejadian yang kondisi jalannya menurun dan sedikit menikung, truk boks yang dikendarai Denis mendadak mengalami gangguan fungsi pengereman,” kata Iptu Akbar.
Iptu Akbar menambahkan, truk boks B 9310 KRX tersebut kemudian menabrak bagian belakang truk bak besi. Benturan keras tersebut membuat kedua kendaraan tidak langsung berhenti. Kedua truk terseret di badan jalan hingga sekitar 30 meter dari titik awal benturan.
“Akibat tabrakan tersebut, bagian kepala depan truk boks B 9310 KRX mengalami kerusakan berat hingga hancur. Pengemudi truk boks mengalami luka parah di sekujur tubuhnya dan terjepit di dalam ruang kemudi yang sudah hancur,” tutur Iptu Akbar.
Ditambahkan Iptu Akbar, petugas di lapangan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Kabupaten Solok untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
“Sementara itu, sopir truk bak besi, RFY, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka. Total kerugian materiel akibat kerusakan kendaraan dalam kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp75 juta,”jelas dia.
Iptu Akbar menuturkan, terkait kasus ini, personel Satlantas Polres Solok sudah mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, mencari saksi-saksi di sekitar lokasi, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat.
“Dugaan awal menyebutkan adanya gangguan rem pada truk boks yang kemudian membuat kendaraan kehilangan kendali sebelum menghantam truk lain yang melaju searah,” tutupnya. (*)






