SAWAHLUNTO, METRO— Budaya Adat Talawi Festival (BATAFA) sekaligus Pengukuhan Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talawi periode 2026–2031 berlangsung meriah dan penuh nuansa adat budaya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi masyarakat sekaligus melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Talawi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah, Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Ny. Kemala Jeffry selaku Ketua GOW, kepala OPD, Camat Talawi, Kapolsek, Ketua LKAAM Kota Sawahlunto, Ketua KAN Talawi, tokoh adat, niniak mamak, cadiak pandai, bundo kanduang, serta para tamu undangan dari LKAAM Kota Solok dan daerah tetangga. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah.
Berbagai kegiatan bernuansa adat turut memeriahkan BATAFA, di antaranya makan bajamba serta pembuatan makanan khas Talawi yang menjadi bagian dari nilai budaya masyarakat, yaitu sarang panyongek, makanan tradisional sejenis sarabi.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan dan mewariskan kuliner serta tradisi lokal kepada generasi muda.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah menyampaikan apresiasi kepada tokoh masyarakat dan generasi muda Talawi yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, BATAFA bukan sekadar kegiatan budaya, tetapi menjadi ruang untuk merawat identitas, memperkuat silaturahmi, serta mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi penerus.
“Atas nama Pemerintah Kota Sawahlunto, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tokoh masyarakat serta generasi muda Talawi yang telah menginisiasi kegiatan ini. Acara ini bukan sekadar kegiatan budaya, tetapi lebih dari itu, kegiatan ini adalah ruang bagi kita untuk merawat identitas, memperkuat silaturahmi, dan mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi penerus,” ujar Jeffry.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus KAN Talawi periode 2026–2031 yang telah dikukuhkan. Pengukuhan tersebut, menurutnya, merupakan amanah besar dalam menjaga marwah adat, memperkuat persatuan masyarakat, serta mempertahankan nilai-nilai adat yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
“Kami berharap pengurus KAN Talawi dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Sawahlunto dalam membangun Talawi yang semakin maju tanpa kehilangan karakter dan jati dirinya. Jangan sampai adat dan budaya kita hanya menjadi cerita di masa lalu,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan BATAFA dan pengukuhan pengurus KAN Talawi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan generasi muda semakin kuat. Dengan demikian, kemajuan pembangunan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga adat, budaya, serta identitas masyarakat Talawi. (pin)






