GUNUNG PANGILUN, METRO — Masalah air keruh di Padang akhirnya menemukan titik terang. Perumda Air Minum Kota Padang memastikan perbaikan infrastruktur penting di Accelator 1 Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun sudah rampung total dan resmi beroperasi kembali secara normal sejak Rabu (19/8/2026).
Pengerjaan fisiknya sendiri sebenarnya sudah selesai dari Minggu (16/8/2026). Setelah itu, unit pengolahan langsung diuji coba dan mulai berjalan penuh pada Selasa (18/8/2026). Langkah cepat ini jadi kunci utama buat mengembalikan kualitas dan stabilitas pasokan air bersih ke rumah-rumah warga.
Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria, menegaskan kalau berfungsinya lagi Accelator 1 langsung membawa dampak besar pada proses menjernihkan air baku.
“Begitu perbaikan Accelator 1 selesai, ini jadi langkah krusial kita buat pulihkan kualitas sekaligus jaga stabilitas layanan ke pelanggan,” ungkap Andri.
Buat yang belum tahu, Accelator 1 ini ibarat ‘jantung’ dari sistem pengolahan di IPA Gunung Pangilun. Di dalam satu unit ini, ada tiga tahapan vital yang bekerja sekaligus: koagulasi, flokulasi, sampai pengendapan lumpur/sedimen. Kalau alat ini ngadat, wajar saja kalau air baku yang keruh jadi sulit dijernihkan.
Nah, sekarang seluruh proses pengolahan air sudah berangsur pulih dan hasilnya makin bagus dari hari ke hari. Distribusi air bersih pun mulai dikucurkan kembali ke pelanggan, walau prosesnya dilakukan bertahap supaya alirannya benar-benar stabil dan enggak kaget.
“Proses pengolahan air mulai berjalan normal dan menunjukkan hasil yang semakin baik. Dengan kembali berfungsinya Accelator 1, kami secara bertahap mengembalikan kondisi pelayanan menuju keadaan normal,”tambah Andri.
Dengan beroperasinya unit ini, keluhan soal air keruh yang sempat membikin sewot sebagian warga di beberapa wilayah diharapkan tak bakal terulang lagi.
Sementara itu, Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mewanti-wanti warga untuk sedikit bersabar selama masa transisi pengaliran ini. Tim di lapangan terus memantau kualitas air yang keluar dari jaringan pipa secara ketat.
“Kami mohon pelanggan bersabar karena proses pemulihan dilakukan secara bertahap. Yang terpenting, saat ini proses pengolahan di Accelator 1 sudah kembali berjalan dengan baik dan kami terus melakukan upaya agar kualitas air yang diterima pelanggan kembali bersih dan jernih,” jelas Adhie Zein.
Guna mengantisipasi alirannya yang belum serentak deras di semua titik, Adhie juga mengingatkan warga agar tetap bijak dan selalu siap sedia penampungan air.
“Jangan lupa selalu sediakan air di rumah sebagai cadangan dengan menampungnya selalu, dan berhematlah dalam menggunakan air,” imbaunya. (oza)






