METRO PESISIR

Jembatan Merah Putih Presisi di Nagari Sungai Bulih Mulai Beroperasi

×

Jembatan Merah Putih Presisi di Nagari Sungai Bulih Mulai Beroperasi

Sebarkan artikel ini
RESMIKAN JEMBATAN—Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abash, S.I.K., didampingi Dansat Brimob Polda Sumbar beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Sumatera Barat, Wakil Bupati Padangpariaman Rahmat Hidayat, Kapolres Padangpariaman AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. resmikan jembatan.

PDG.PARIAMAN, METRO— Semangat gotong ro­yong dan kolaborasi lintas sektor kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kemarin jembatan merah putih presisi  di Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman diresmikan. Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abash, S.I.K., didampingi Dansat Brimob Polda Sumbar beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Sumatera Barat, Wakil Bupati Padangpariaman Rahmat Hidayat, Kapolres Padangpariaman AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. beserta jajaran, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, Camat Batang Anai, wa­lina­gari, walikorong, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Momen peresmian dilakukan secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang meresmikan 3.395 jembatan merah pu­tih presisi di berbagai daerah di Indonesia. Program nasional tersebut mencakup pembangunan dan revitalisasi ratusan jemba­tan, termasuk sekitar 780 jembatan di wilayah terdampak bencana, sebagai bagian dari upaya memperkuat konekti­vitas dan mempercepat pemulihan daerah.

Jembatan merah putih presisi merupakan hasil gotong royong yang diinisiasi oleh Polri dan dibangun secara kolaboratif bersama TNI, pemerintah da­erah, yayasan, relawan, tenaga teknis, serta ma­syarakat. Kehadirannya menjadi simbol sinergi seluruh elemen bangsa da­lam menghadirkan infrastruktur yang langsung di­rasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga  Deteksi Dini Kesehatan Penting

Wakil Bupati Padangpariaman Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Sumatera Barat, Polres Padangpariaman, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.

”Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pa­dangpariaman mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumbar, Kapolres Padangpariaman beserta seluruh jajaran dan semua pihak yang telah membangun Jembatan Merah Putih di Nagari Sungai Buluh. Kehadiran jembatan ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan bahwa sejak bencana yang melanda Padangpariaman pada akhir tahun lalu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pihak terus terjalin dalam upaya penanganan bencana maupun percepatan pemulihan wilayah terdampak. ”Kolaborasi yang telah terbangun ini menjadi kekuatan besar untuk bangkit lebih cepat pascabencana. Kami berharap sinergi ini terus terjaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Jumat Barokah, Kapolres Serahkan Sembako

Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengatakan bahwa pemba­ngunan jembatan merah putih presisi merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan ter­sebut diharapkan mampu mempermudah akses tran­sportasi warga, me­ning­katkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendo­rong pertumbuhan eko­nomi masyarakat. ”Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi ma­sya­rakat. Ke depan, kami juga berharap semakin banyak jembatan, khususnya di wilayah Sumatera Barat yang terdampak bencana, dapat segera dibangun sehingga aktivitas ma­sya­rakat kembali berjalan normal. Polri akan terus bekerja keras dan hadir untuk melayani masyarakat,” ungkap Kapolda.

Dengan diresmikannya jembatan merah putih presisi di Nagari Sungai Buluh, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan layak. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menjadi penggerak tumbuhnya aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Padangpariaman yang tangguh dan terus bangkit pascabencana. (efa)