METRO SUMBAR

Program Pengabdian UNP Berdampak, Fakultas MIPA Terapkan POC Daun Kelor untuk Hidroponik di Sijunjung

×

Program Pengabdian UNP Berdampak, Fakultas MIPA Terapkan POC Daun Kelor untuk Hidroponik di Sijunjung

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, METRO— Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Padang melaksanakan program UNP berdampak. Program itu bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan pupuk organik cair (POC) berbahan dasar daun kelor yang diformulasikan menggunakan teknologi nano sebagai sumber nutrisi alternatif pada sistem budidaya hidroponik.

Program UNP berdampak kali ini mengusung tema “Penerapan POC Daun Kelor Teknologi Nano sebagai Nutrisi Alternatif Hidroponik di Kelompok Tani Tunas Harapan Nagari Kampung Dalam Kabupaten Sijunjung” pada Jumat (28/8) kemarin, di Nagari Kampung Dalam, Kecamatan Lubuk Tarok.

Kegiatan itu diketuai oleh Dr. Vauzia, M.Si dengan anggota tim Prof. Dr. Yulkifli, S.Pd., M.Si, Andi Alatas, M.Si, dan Mentari Larasinda, M.TP.

Dr. Vauzia, M.Si, menjelaskan bahwa daun kelor memiliki kandungan unsur hara dan senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung pertumbuhan tanaman.

Baca Juga  Sudah Wisuda 2 Juz, Orang Tua Jangan Cepat Puas

Melalui penerapan teknologi nano, unsur-unsur tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih efektif sehingga mampu menjadi alternatif nutrisi yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis bagi petani.

“Kami berharap inovasi ini dapat membantu petani mengurangi ketergantungan pada nutrisi hidroponik komersial yang relatif mahal, sekaligus memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang tersedia di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan pengabdian diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep hidroponik, manfaat pupuk organik cair daun kelor, serta prinsip teknologi nano dalam peningkatan efektivitas nutrisi tanaman.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pelatihan dan demonstrasi langsung mengenai proses pembuatan POC daun kelor, teknik formulasi, serta cara aplikasi pada tanaman hidroponik.

Kelompok Tani Tunas Harapan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Diskusi pun berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan mengenai teknik budidaya, dosis penggunaan nutrisi, hingga peluang pengembangan usaha hidroponik berbasis bahan alami di tingkat kelompok tani.

Baca Juga  Pegawai Rupajang Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

Sementara itu, Prof. Dr. Yulkifli, M.Si, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas petani melalui transfer teknologi menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan.

Menurutnya, inovasi yang sederhana namun berbasis hasil penelitian dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Tunas Harapan menyampaikan apresiasi kepada tim pengabdian UNP atas ilmu dan teknologi yang diberikan.

Melalui program UNP Berdampak ini, Universitas Negeri Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan hasil penelitian dan inovasi kepada masyarakat.

“Diharapkan penerapan POC daun kelor teknologi nano dapat menjadi solusi alternatif yang mendukung pengembangan pertanian modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Kabupaten Sijunjung,” tambahnya. (ndo/rel)