TANAHDATAR, METRO–Di zaman sekarang, memegang ijazah dengan angka-angka bagus di lembar rapor ternyata belum cukup jadi jaminan sukses. Perkembangan teknologi yang begitu cepat—mulai dari internet, media sosial, hingga hadirnya Artificial Intelligence (AI) dan robotik—membuat dunia kerja bergerak sangat dinamis. Anak-anak kita tidak lagi hanya dituntut cerdas di atas kertas, tetapi harus memiliki keahlian nyata, karakter yang kuat, dan daya saing yang membedakan mereka dari yang lain.
Kesadaran inilah yang menjadi bahan diskusi hangat di MTsN 17 Tanah Datar, Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan. Mengawali pekan ini, Senin (31/8), Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, H. Hendri Pani Dias, hadir langsung memimpin upacara bersama para siswa. Momen ini tidak hanya diisi dengan pengibaran bendera, tetapi dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh civitas akademika dalam mendukung Zona Integritas madrasah ini menuju WBK-WBBM, serta pembinaan khusus bagi 28 guru dan tenaga kependidikan.
Dalam arahannya, H. Hendri Pani Dias menekankan betapa pentingnya mengenali dan mengasah potensi spesifik anak sejak dini. “Sangat penting sejak dini anak-anak kita diasah dalam suatu keahlian tertentu, diasah dalam mata pelajaran tertentu yang paling dikuasainya,” ungkap beliau. Setiap anak memiliki kelebihan yang unik, dan tugas madrasah adalah menyediakan wadah agar bakat tersebut terasah hingga melahirkan prestasi yang membanggakan.
Salah satu langkah nyata yang sudah dilakukan MTsN 17 Tanah Datar adalah meluncurkan program unggulan Sanggar Seni Kaligrafi. Lewat program berciri khas seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar seni keagamaan, tetapi juga melatih ketelitian, kesabaran, dan kreativitas tinggi. Prestasi yang lahir dari sanggar ini kelak akan menjadi kebanggaan sekaligus pembukti bahwa madrasah di nagari pun mampu mencetak generasi yang luar biasa.
Hendri Pani Dias juga menyampaikan harapannya agar skema pembelajaran yang inovatif bisa membawa MTsN 17 Tanah Datar semakin dikenal luas. “Kita selalu mendoakan program unggulan serta skema pembelajaran di MTsN 17 bisa melahirkan banyak prestasi, sehingga madrasah ini bisa out of the box, diminati masyarakat dari daerah lainnya,” tambah beliau. Ketika sebuah madrasah konsisten melahirkan siswa berprestasi, kepercayaaan masyarakat tentu akan tumbuh dengan sendirinya. Kegiatan penuh semangat ini turut dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah Bahrul Fahmi, Pengawas Madrasah Sunarti, serta para tokoh masyarakat Nagari III Koto yang siap bergandengan tangan mendukung kemajuan pendidikan anak-anak nagari. Mari kita doakan bersama agar MTsN 17 Tanah Datar terus melangkah mantap, melahirkan generasi yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga mahir, kreatif, dan siap menaklukkan tantangan masa depan. (ant)






