METRO SUMBAR

80 Peserta Ikuti Pembelajaran Sekolah Lansia di Padang Panjang

×

80 Peserta Ikuti Pembelajaran Sekolah Lansia di Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
SEKOLAH LANSIA— Sebanyak 80 orang lanjut usia (lansia) mengikuti Sekolah Lansia Angkatan Kedua yang digelar Pemerintah Kota Padang Panjang. Sekolah Lansia Angkatan Kedua tersebut dibuka Wali Kota Hendri Arnis, Senin (31/8).

PDG.PANJANG, METRO — Sebanyak 80 orang lanjut usia (lansia) mengikuti  Sekolah Lansia Angkatan Kedua yang digelar Pemerintah Kota Padang Panjang.  Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah mendorong lansia tetap sehat, aktif, mandiri, dan memiliki peran di tengah keluarga maupun ma­sya­rakat. Sekolah Lansia Angkatan Kedua tersebut dibuka Wali Kota Hendri Arnis, Senin (31/8).

Kegiatan ini tidak ha­nya menjadi ruang pembelajaran bagi peserta, tetapi juga wadah untuk memperkuat interaksi sosial dan meningkatkan pe­nge­ta­huan lansia dalam menjalani kehidupan di usia lanjut. Dalam sambutannya, Wako Hendri mengatakan, bertambahnya usia bukan berarti seseorang harus berhenti belajar dan ber­karya.

Menurutnya, lansia te­tap memiliki potensi yang dapat dikembangkan dan peran yang dapat diberikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya.

“Menjadi lansia bukan berarti berhenti untuk belajar. Justru melalui Se­kolah Lansia ini kita ingin memastikan para lansia tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan memiliki ruang untuk bersosialisasi serta berbagi pengalaman,” ujarnya.

Baca Juga  Edriana Respons Positif 4 Paslon Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar

Ia menilai perhatian terhadap lansia perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga dengan memberikan ruang untuk belajar, bersosialisasi, dan menjaga kemandirian. Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri yang turut menjadi narasumber mengatakan, keberadaan Sekolah Lansia sejalan dengan upaya mem­bangun masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Menurutnya, lansia me­­miliki pengalaman, pe­nge­tahuan, serta nilai-nilai kehidupan yang penting bagi keluarga dan generasi berikutnya. Karena itu, lansia perlu ditempatkan sebagai bagian aktif dalam kehidupan bermasyarakat. “Harapan kita, Sekolah Lansia ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersama­an, mem­pererat silaturahmi, dan meningkatkan semangat para lansia dalam menjalani kehidupan,” katanya.

Baca Juga  Terletak di Daerah Rawan Bencana, Peranan RAPI sangat Membantu

Dalam pelaksanaannya, peserta akan mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental, pola hidup sehat, aktivitas sosial, kemandirian, serta pengetahuan lainnya yang mendukung lansia agar tetap aktif dan berkualitas.

Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno mengatakan, 80 lansia angkatan kedua ini diharapkan dapat memanfaatkan pembelajaran yang diberikan untuk meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari. “Kita harapkan dengan kembali digelarnya Se­kolah Lansia ini, tercipta semakin banyak lansia yang sehat, tangguh, man­diri, bahagia, dan tetap memiliki peran aktif di te­ngah keluarga maupun ma­syarakat,” tuturnya. Pembukaan Sekolah Lansia Angkatan Kedua turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, serta para lansia peserta program. (rmd)