AGAM/BUKITTINGGI

Sudah 28 Tahun Tak Diremajakan, Drainase Pasar Bawah Kini Dibangun Ulang

×

Sudah 28 Tahun Tak Diremajakan, Drainase Pasar Bawah Kini Dibangun Ulang

Sebarkan artikel ini
REVITALISASI DRAINESE— Wako Ramlan melakukan pemantauan lapangan pengerjaan revitalisasi darinase di Pasar Bawah untuk antisipasi dan penanganan genanagan air yang dapat mengganggu kenyamanan.

BUKITTINGGI, METROPemerintah Kota Bukittinggi mulai melakukan revitalisasi drainase di Pasar Bawah sebagai upaya me­nga­tasi persoalan genangan dan becek yang selama ini mengganggu aktivitas pedagang maupun pe­ngun­jung.

Proses pekerjaan ter­sebut dipantau langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Rabu (26/8). Ia meminta pekerjaan dilakukan secara optimal pada malam hari agar aktivitas perdagangan yang berlangsung sejak pagi hingga sore tetap berjalan normal.

“Kita laksanakan pekerjaan di malam hari. Pelaksanaannya cukup baik, besi besi sudah masuk. Kita harapkan pekerjaan perbaikan drainase ini berjalan maksimal,” kata Ram­lan.

Menurut Ramlan, pembenahan drainase menjadi salah satu kebutuhan mendesak di Pasar Bawah. Kondisi saluran yang ku­rang optimal menyebabkan air kerap menggenang dan membuat area pasar menjadi becek, sehingga mengurangi kenyamanan pedagang dan pembeli.

Ia menyebut kondisi tersebut tidak terlepas dari usia drainase yang sudah cukup lama. Berdasarkan catatan pemerintah daerah, peremajaan drainase terakhir dilakukan pada 1998.

Baca Juga  Langgar Prokes Covid-19, Puluhan Pengunjung Pasar Disanksi

“Menurut catatan, terakhir tahun 1998 dan kita lihat bahwa drainase itu penuh dengan tanah. Jadi mulai sekarang kita perbaiki lagi, dibongkar isinya, dicor lagi, di cor lantainya, kiri kanan, sampai atas,” kata Wako.

Revitalisasi dilakukan dengan membongkar bagian saluran yang telah di­penuhi material tanah, kemudian memperbaiki dan memperkuat kon­struk­­si drainase, termasuk bagian lantai serta sisi kiri dan kanan saluran.

Dengan perbaikan ter­sebut, Pemkot Bukittinggi menargetkan aliran air dari kawasan pasar menuju saluran induk dapat berjalan lebih lancar. Genangan dan kondisi becek di dalam pasar diharapkan tidak lagi menjadi persoalan bagi masyarakat.

Selain drainase, Pem­kot Bukittinggi juga menyiapkan pembenahan fasilitas Pasar Bawah secara bertahap. Sejumlah fasilitas yang akan diperbaiki meliputi lantai pasar, toilet, kamar mandi hingga mushala.

Pemerintah kota juga merencanakan pembenahan bagian atap Pasar Ba­wah dengan konsep atap anggar sebagai bagian dari penataan kawasan pasar tradisional tersebut.

Baca Juga  Ribuan Warga Agam Gelar Aksi Bela Palestina, Kumpulkan Donasi Hingga Puluhan Juta

Ramlan mengatakan seluruh pembenahan dila­kukan dengan tetap mem­pertahankan karakter Pa­sar Bawah sebagai pasar tradisional. Nilai historis dan ciri khas aktivitas perdagangan yang telah berlangsung selama puluhan tahun menjadi bagian yang ingin dipertahankan pemerintah.

“Tujuan kita adalah, kita ingin mempertahankan pasar tradisional Pasar Bawah. Artinya apa, batu-batu itu tetap kita pelihara dan kita ingin, bagaimana Ibu Ibu kita dulu berjualan bakatidiang, itu kita pertahankan,” kata Ramlan.

Menurutnya, revitalisasi Pasar Bawah tidak dilakukan sekaligus, tetapi secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah dan kebutuhan di lapangan.

Pemkot Bukittinggi akan mengalokasikan anggaran perbaikan secara ber­­tahap setiap tahun. Lang­­kah ter­sebut diharapkan mampu menciptakan pa­sar yang lebih bersih, nya­man dan layak, tanpa me­nghilang­kan identitas Pa­sar Bawah sebagai salah satu pusat perdagangan tradisional di kota tersebut. (pry)