SAWAHLUNTO, METRO— Kabut asap mulai menyelimuti Sawahlunto. Warga yang beraktifitas di luar rumah diminta pakai masker mengantisipasi penyakit yang ditimbulkan kabut asap.
“Ajakan ini kami sampaikan sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan bagi warga kota ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Sawahlunto, Ranu Verra Mardianti, Rabu (26/8).
Dikatakannya, dari sisi kesehatan, mencegah dan mengantisipasi sudah harus dimulai sebelum ada warga terdampak kabut asap. Apabila sudah terdampak kabut asap, berarti upaya pencegahan terlambat.
Dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan, selain berupa ajakan, disosialisasikan juga cara memakai masker yang benar. Jenis yang dianjurkan, masker respirator dan masker bedah 3 lapis. Masker respirator melindungi lebih baik dari partikel halus dan asap. Sedangkan masker bedah 3 lapis, efektif menyaring droplet dan percikan partikel.
“Kami sarankan warga mengurangi aktifitas di luar ruangan. Apalagi aktifitas berat di luar ruangan. Akan lebih baik beraktifitas di dalam rumah. Mengurangi kabut asap di dalam rumah menutup jendela dan pintu,” ujar Verra.
Ranu Verra, dokter yang juga Magister Kesehatan Masyarakat ini juga mewanti-wanti, warga merasakan ada gejala batuk, sakit tenggorokan, pilek, iritasi mata, sesak napas dan sakit kepala segera periksakan kesehatan puskesmas. “Jaga diri, jaga keluarga dan jaga kesehatan,” ajak Verra.(pin)






