PASAMAN, METRO— Harapan menghadirkan akses pendidikan yang lebih layak bagi masyarakat Pasaman terus dipersiapkan secara kolaboratif. Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama PLN ULP Lubuk Sikaping memperkuat koordinasi untuk memastikan kesiapan dukungan infrastruktur kelistrikan dalam rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Nagari Pauah, Kecamatan Lubuk Sikaping. Kesiapan listrik menjadi salah satu fondasi penting agar fasilitas pendidikan tersebut nantinya dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Koordinasi tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Sekolah Rakyat yang digelar di Aula Kantor Bupati Pasaman, baru baru ini. Pertemuan dihadiri sekitar 25 peserta, terdiri dari jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman dan tim PLN ULP Lubuk Sikaping, termasuk Manajer ULP (MULP), Team Leader Teknik, dan Team Leader Pelayanan Pelanggan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, Asisten I Asrial Arfandi, Asisten II Joko Rifanto, Asisten III Roichard, Kepala Bappeda Silfia Evayanti, Kepala Dinas Pendidikan Muslim, Kepala DPMPTSP Amdarisman, Kepala BPBD Mardianto, Kepala BPN Andri Cristyanto, Kepala KPLH Terra Dharma, Direktur PDAM Deddy Eka Putra, serta jajaran PLN ULP Lubuk Sikaping.
Dalam rapat tersebut, Pemkab Pasaman dan PLN membahas rencana kebutuhan serta dukungan kelistrikan untuk lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Pembahasan ini menjadi bagian dari persiapan pemenuhan readiness criteria pembangunan, khususnya dalam memastikan tersedianya sumber listrik yang memadai sesuai kebutuhan fasilitas pendidikan yang akan dibangun.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, mengatakan bahwa PLN berkomitmen menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah dengan memastikan kebutuhan kelistrikan masyarakat dan fasilitas publik dapat dipersiapkan secara baik sejak tahap perencanaan.
“Pembangunan Sekolah Rakyat bukan hanya sebagai pembangunan sebuah fasilitas, tetapi sebagai investasi untuk masa depan generasi Pasaman. Karena itu, kami siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman sejak tahap perencanaan agar kebutuhan kelistrikan dapat dipetakan dan dipersiapkan sesuai kondisi lapangan, kebutuhan daya, serta ketentuan teknis yang berlaku,” ujar Ririn.
Menurut Ririn, kesiapan kelistrikan memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas pendidikan. Listrik dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas pembelajaran, penerangan ruang kelas, pengoperasian perangkat teknologi, fasilitas administrasi, hingga sarana pendukung lainnya yang akan digunakan oleh peserta didik dan tenaga pendidik.
Kami ingin memastikan kehadiran listrik memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ketika infrastruktur pendidikan didukung dengan kelistrikan yang andal, proses belajar dapat berlangsung lebih nyaman, produktif, dan adaptif terhadap kebutuhan pendidikan masa kini. Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan energi yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambah Ririn.
PLN ULP Lubuk Sikaping selanjutnya akan terus berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mengidentifikasi kebutuhan kelistrikan secara lebih detail, termasuk aspek teknis dan rencana pengembangan sistem kelistrikan di lokasi yang diproyeksikan menjadi Sekolah Rakyat tersebut.
Energi yang andal bukan sekadar menghadirkan terang, tetapi juga menyalakan kesempatan. PLN bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman terus menguatkan sinergi agar setiap rencana pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat dapat tumbuh dengan fondasi yang kuat, menghadirkan pendidikan yang lebih inklu sif, serta menyalakan harapan bagi generasi Pasaman. (ped/rel)






