PAYAKUMBUH, METRO— Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menilai kekompakan, kolaborasi, dan sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kalau seluruh unsur Forkopimda dapat bergerak bersama dan saling menguatkan, berbagai agenda daerah akan lebih mudah kita kawal sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat,” kata Zulmaeta saat Rapat Koordinasi Forkopimda Kota Payakumbuh, Senin (24/8).
Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra, Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Ulil Azmi, dan Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh Adiswarna Chainur Putra.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Danyon 131 Braja Sakti Letkol Inf. Indra Agus Suharyono, Dandenzipur 2/PS Kapten Czi Anasya Nedya Grahadi, Kepala Kesbangpol Kota Payakumbuh Dipa Surya Persada, serta sejumlah undangan lainnya.
Zulmaeta mengatakan pembangunan daerah membutuhkan dukungan lintas sektor dan tidak dapat berjalan dengan mengandalkan satu institusi. Setiap unsur Forkopimda memiliki peran strategis sesuai kewenangan masing-masing sehingga komunikasi dan koordinasi perlu terus dipelihara.
Menurutnya, sinergi antarlembaga juga penting untuk memastikan berbagai agenda daerah dapat dikawal sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Jangan sampai koordinasi baru berjalan ketika ada masalah. Kita perlu membangun komunikasi sejak awal agar setiap persoalan dapat diantisipasi dan diselesaikan bersama,” ujarnya.
Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta mengatakan kepolisian siap memperkuat kerja sama dengan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, kondisi daerah yang aman dan kondusif menjadi salah satu prasyarat agar aktivitas pemerintahan, perekonomian, dan pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Kami bersama unsur Forkopimda berkomitmen menjaga Payakumbuh tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman,” katanya.
Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Ulil Azmi mengatakan koordinasi Forkopimda juga menjadi sarana memperkuat deteksi dan pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat.
Sementara itu, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh Adiswarna Chainur Putra, dan Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra turut menyatakan dukungan terhadap penguatan komunikasi dan kerja sama antarlembaga.
Mereka menilai kolaborasi lintas institusi penting untuk mempertahankan stabilitas daerah sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan Pemerintah Kota Payakumbuh.
Zulmaeta menegaskan sinergi Forkopimda harus dibangun secara konsisten dan tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan.
Koordinasi secara rutin, kata dia, dapat mempercepat pertukaran informasi, menyamakan langkah, serta membantu setiap lembaga mengambil tindakan sesuai kewenangannya.
“Stabilitas keamanan dan ketertiban merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pembangunan. Karena itu, hubungan kerja yang harmonis antarlembaga harus terus kita jaga agar program pemerintah dapat berjalan sesuai target,” katanya.
Ia berharap seluruh unsur Forkopimda terus bergerak dalam satu arah untuk menjaga kondusivitas daerah, mengawal pembangunan, dan memastikan hasil pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kita ingin seluruh kekuatan daerah bergerak dalam satu arah, menjaga kondusivitas, mengawal pembangunan, dan memastikan hasil akhirnya benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat Payakumbuh,” pungkas Zulmaeta. (uus)






