BERITA UTAMA

Dies Natalis ke-41 Fakultas Teknik UNAND, Akselerasi Fakultas Teknik yang Unggul, Adaptif, dan Berdampak bagi Daya Saing Nasional

×

Dies Natalis ke-41 Fakultas Teknik UNAND, Akselerasi Fakultas Teknik yang Unggul, Adaptif, dan Berdampak bagi Daya Saing Nasional

Sebarkan artikel ini

FAKULTAS Teknik (FT) Universitas Andalas (UNAND) merayakan Dies Natalis ke-41 ditandai de­ngan pelaksanaan Rapat Pimpinan Terbuka bertempat di Convention Hall Kampus Limau Manis, Padang, Selasa (19/5).

Mengangkat tema “Akselerasi Fakultas Teknik yang Unggul, Adaptif, dan Berdampak bagi Daya Saing Nasional”, momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan sekaligus penegasan arah pengembangan Fakultas Teknik yang unggul, adaptif, dan berdampak, sebagai respons atas perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-41 FT UNAND, Ir. Insannul Kamil, M.Eng, Ph.D, IPU, ASEAN Eng, mengatakan, rangkaian kegiatan dimulai dengan perkuatan internal, agar menghasilkan komunikasi yang bagus di tata kelola dan ditutup dengan jalan sehat bersama yang dilaksanakan Minggu (17/5), yang dihadiri civitas akademika dan alumni.

Selanjutnya yaitu, kegiatan expo mahsiswa, dimana prestasi yang diraih oleh mahasiswa FT yang diperoleh di ruang kelas, laboratorium dan orga­nisasi kemahasiswaan yang merreka ramu sedemikian rupa sehingga pada saat mereka me­ngikuti iven, mereka me­dapatkan penghargaan dan juara, expo ini menjadi hak publik untuk mengetahui apa yang dihasilkan oleh mahasiswa FT.

Dan puncak Dies Natalis ini yaitu Rapat Pimpinan Terbuka dengan mengangkat tema “Akselerasi Fakultas Teknik yang Unggul, Adaptif, dan Berdampak bagi Daya Saing Nasional”.

“Persoalan kontribusi FT terhadap daya saing itu memang harus digerakkan dengan mesin penggerak yang kita sebut Unggul dimana komitmen terhadap kualitas, kemudian adaktif merespon dengan cepat dinamika perubahan dan peningkatan ekskalasi yang sedang terjadi hari ini serta memberikan dam­pak kepada ma­sya­rakat,”ujar Insanul Kamil.

Ketua Umum DPP Katua FT UNAND, Ir. Yosviandri, MM menuturkan bahwa usia 41 tahun Fakultas Teknik bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi tentang dampak nyata yang telah diberikan kepada masyarakat dan bangsa. Menurutnya, benih yang ditanam sejak puluhan tahun lalu kini telah tumbuh dan melahirkan generasi baru yang ber­kontribusi di berbagai sektor strategis.

Baca Juga  Tenggelam di Sungai, Balita Ditemukan Tak Bernyawa

“Ini bukan lagi soal potensi, tetapi tentang rekam jejak nyata. Alumni FT UNAND hari ini sudah berada di berbagai sektor, mulai dari BUMN, pemerintahan, perbankan hingga industri strategis lainnya. Kita tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi melahirkan para pengambil keputusan,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Direktur Supply Chain SIG.

Ia menilai tantangan dunia industri saat ini telah berubah. Dunia kerja, katanya, tidak hanya membutuhkan individu yang pintar, tetapi juga cepat, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, sektor konstruksi harus bergerak lebih efisien dan berkelanjutan, sementara teknologi harus hadir sebagai solusi nyata, bukan sekadar wacana.

Yosviandri juga menegaskan pentingnya kola­bo­rasi antara kampus, alumni, dunia usaha, dan pemerintah. IKA FT UNAND, katanya, siap menjadi jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan industri guna membuka akses, mempercepat peluang, serta mendorong kolaborasi yang konkret. “Karena masa depan tidak dimenangkan oleh mereka yang paling besar, tetapi oleh mereka yang paling terhubung dan adaptif,” katanya.

Dekan Fakultas Teknik UNAND, Prof. Dr. H.Is Prima Nanda , MT, IPU, ASEAN. Eng, menyampaikan, tema Dies Natalis tahun ini yakni “Akselerasi Fakultas Teknik yang Unggul, Adaptif, dan Berdampak bagi Daya Saing Nasional” dipilih sebagai respons atas perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat.

Menurutnya, saat ini dunia industri masih berakar pada era industri 4.0, sementara masyarakat telah bergerak menuju society 5.0. Kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi untuk mampu beradaptasi dan menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga kreatif dan inovatif dalam menciptakan solusi nyata.

“Transisi energi me­nun­tut insinyur yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan solusi konkret bagi masya­rakat,” ujarnya.

Baca Juga  Pembentukan Ditjen Pesantren Disetujui Presiden Prabowo, Menag Nasaruddin Pastikan Pendataan Lebih Detail

Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk mempercepat langkah, memperkuat kemitraan, memperbanyak riset kolaboratif, serta menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu, Rektor UNAND Efa Yonnedi, SE, MPPM, Akt, CA, CRGP, Ph.D., dalam sambutannya menekankan kontribusi besar sumber daya manusia Fakultas Teknik terhadap perkembangan Universitas Andalas selama ini.

Menurutnya, banyak alumni Fakultas Teknik yang telah menorehkan jejak membanggakan di tingkat nasional, tidak hanya sebagai pelaku di level menengah, tetapi juga sebagai pengambil keputusan strategis di berbagai sektor penting.

“Alumni Fakultas Tek­nik telah menjadi CEO dan pemimpin yang mempengaruhi sektor energi, keuangan, infrastruktur, dan berbagai sektor strategis lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Rektor juga meng­ungkapkan adanya peluang besar bagi Universitas Andalas untuk berkontribusi dalam pemba­ngu­nan infrastruktur strategis di Sumatera Barat, termasuk pembangunan jalan tol dan terowongan.

Ia menyebut telah terjadi pertemuan dengan berbagai pihak strategis, termasuk COO Danantara dan Kepala BP BUMN, guna mendorong keterlibatan UNAND dalam masterplan pembangunan Sumatera Barat.

Sebagai langkah kon­kret, Rektor menggagas pembentukan pusat studi yang fokus pada kajian terowongan dan struktur kompleks bawah tanah melalui kolaborasi antara UNAND, Hutama Karya, Kementerian PUPR, dan Pemerintah Daerah Sumatera Barat.

“Ini peluang besar bagi Fakultas Teknik. Kita bisa menghadirkan pusat studi terowongan dan struktur kompleks yang tidak hanya mendukung pembangunan, tetapi juga menghasilkan riset, publikasi, hingga peluang magang dan studi lanjut berbasis riset,” jelasnya.

Pada peringatan Dies Natalis ke-41 tersebut juga digelar orasi ilmiah yang menghadirkan dua narasumber, yakni akademisi Prof. Feri Afrinaldi dan praktisi Dr. Ir. Ajrun Karim yang merupakan General Manager PLN UID Sumbar, serta pemberian peng­hargaan kepada Dosen, Tendik, dan mahasiswa berprestasi. (***)