BERITA UTAMA

Bupati Cup Mentawai Surfing Competition, Ajang Seleksi Menuju QS6000 2026

×

Bupati Cup Mentawai Surfing Competition, Ajang Seleksi Menuju QS6000 2026

Sebarkan artikel ini
PESERTA Bupati Cup Mentawai Surfing Competition foto bersama dengan Wakil Bupati Jakop Saguruk serta unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Mentawai.

WAKIL Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, secara resmi membuka ajang Bupati Cup Mentawai Surfing Competition bertajuk Road to QS6000 Mentawai Pro 2026 di Pantai Mapaddegat, Kecamatan Sipora Utara, Selasa (19/5/2026). Pembukaan ditandai dengan pelepasan peserta dan pemukulan gendang yang disaksikan unsur Forkopimda, tokoh olah­raga, serta ratusan peselancar dari Mentawai dan Sumatera Barat.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari, 19 hingga 21 Mei 2026 ini, tidak hanya menghadirkan kompetisi surfing, tetapi juga diramaikan dengan per­tunjukan seni budaya dan aktivitas ekonomi ma­syarakat, seperti gerai UMKM di kawasan wisata.

Dalam sambutannya, Jakop Saguruk menegaskan bahwa penyelenggaraan ajang ini merupakan langkah strategis untuk menjaring bibit unggul atlet surfing lokal sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi internasional yang akan digelar pada Agustus mendatang di Katiet, Sipora Selatan.

“Ajang pertandingan surfing ini akan mencari bibit yang akan diturunkan pada perlombaan surfing internasional yang akan dilaksanakan pada 9 sampai 16 Agustus mendatang di Katiet. Kita akan saring untuk putra 4 orang dan putri 4 orang,” ujar Jakop.

Baca Juga  Kesal Dipecat, Robbin Malah Embat Hp Rekan

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, serta menekankan pentingnya pengelolaan potensi surfing Mentawai yang telah dikenal dunia.

Menurutnya, Mentawai merupakan salah satu destinasi surfing terbaik dengan ombak berkelas internasional yang telah lama dikenal oleh komunitas peselancar global.

“Potensi besar ini harus kita kelola tidak ha­nya untuk pariwisata, tetapi juga untuk melahirkan atlet-atlet surfing daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Mentawai, Aban Barnabas, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari promosi pariwisata sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.

Ia menyebut, peserta yang berhasil lolos seleksi nantinya akan mendapatkan kesempatan tampil di ajang internasional, bahkan disiapkan tiket sebagai bentuk dukungan.

“Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga membuka peluang bagi UMKM untuk berjualan di kawasan wisata selama tiga hari. Ini tentu berdampak pada pening­katan ekonomi masya­rakat,” ujarnya.

Baca Juga  Mesin Jackpot Milik Oknum Aparat Disita

Aban berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang semakin besar serta profesional, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi sektor pariwisata, olahraga prestasi, dan pemberdayaan generasi muda Mentawai.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepulauan Mentawai, Ibrani Sababalat, mengajak para atlet untuk memanfaatkan ajang ini sebagai peluang mengasah kemampuan dan bersaing secara sehat menuju level yang lebih tinggi.

“Ini kesempatan bagi generasi muda kita untuk bersaing secara sehat. Jangan setengah-setengah, manfaatkan peluang ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” kata­nya.

Kompetisi ini diikuti puluhan peselancar dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Selain memperebutkan gelar juara Bupati Cup, para peserta juga berkesempatan lolos seleksi untuk mewakili Mentawai pada ajang internasional Mentawai Pro 2026 yang masuk dalam kalender QS6000.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap Mentawai terus melahirkan atlet surfing berprestasi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi surfing terbaik di dunia. (***)