METRO PADANG

Pohon Tumbang Lumpuhkan Akses Jalan Padang-Painan

×

Pohon Tumbang Lumpuhkan Akses Jalan Padang-Painan

Sebarkan artikel ini
POHON TUMBANG— Petugas BPBD membersihkan material pohon tumbang di Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung Nan XX, Kota Padang.

PADANG, METROSebuah pohon jenis Marapalam tumbang me­nutupi akses jalan penghubung Kota Padang–Painan tepatnya di Km 15, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung Nan XX, Jumat sore (15/5).

Dampaknya, kenda­ra­an dari arah Padang maupun sebaliknya, terhambat. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan hingga mencapai 2 Kilometer. Tim BPBD Padang pun ber­gerak cepat ke lokasi untuk melakukan pembersihan.

Kalaksa BPBD Kota Pa­dang, Hendri Zulviton me­nga­takan, pohon yang tum­bang memiliki panjang sekitar 15 meter dan diameter kurang lebih 65 sentimeter. Diduga, pemicunya gegara hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Padang.

Baca Juga  Setelah Relawan, PT Semen Padang Kirim Bantuan untuk Dapur Umum Korban Banjir Batu Busuak

“Laporan kejadian diterima Pusdalops PB BPBD Kota Padang pada pukul 16.40 WIB. Tim segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pembersihan pohon tumbang agar akses jalan masyarakat kembali normal,” kata Hendri.

Hendri menambahkan, proses penanganan di la­pangan sempat mengalami kendala akibat kondisi lalu lintas menuju lokasi yang macet. Meski demikian, petugas tetap berhasil melakukan evakuasi dan pemotongan batang pohon dengan cepat.

“Pembersihan pohon tumbang dilakukan oleh personel Rescue PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kalaksa dan Kabid KL BPBD Kota Padang bersama unsur terkait. Tim gabungan yang berada di lapangan terdiri dari BPBD Kota Padang, PLN, dan Babinsa,” jelas Hendri.

Baca Juga  ASN Pemko Senam Bersama dan Check up Kesehatan 

Menurut Hendri, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Setelah proses pembersihan selesai dilakukan, akses jalan Pa­dang–Painan kembali dapat dilalui kendaraan secara normal.

“Kami mengimbau ma­sya­rakat untuk meningkatkan kewaspadaan terha­dap potensi pohon tumbang dan bencana hidrometeorologi lainnya saat cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang melanda wilayah Kota Pa­dang,” pungkasnya. (ped)