PADANG, METRO–Suasana workshop Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda di SMK Muhammadiyah 1 Padang tampak lebih serius dari biasanya selama pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Tidak hanya menjalani ujian praktik, para siswa juga merasakan langsung proses pengujian dengan standar industri yang biasa diterapkan di jaringan AHASS.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pendidikan vokasi, PT Menara Agung menghadirkan langsung Vocational Officer, Rudi Arfandi, untuk menguji kompetensi siswa lulusan TSM Honda secara one on one di workshop TSM sekolah.
Melalui pengujian praktik secara langsung, siswa diuji tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga ketelitian, cara kerja, hingga kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai standar yang diterapkan di dunia industri sepeda motor Honda.
Rudi Arfandi menjelaskan bahwa UKK menjadi salah satu tahapan penting untuk melihat kesiapan siswa sebelum memasuki dunia kerja.
“Dengan adanya UKK siswa ini, kita dapat mengetahui kemampuan siswa lulusan agar mereka siap menempuh dunia kerja. Selain itu, Vocational Officer juga dapat mencari calon teknisi yang siap kerja untuk mengisi kebutuhan di jaringan AHASS,” ujarnya.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Padang, Muhammad M. Fikar, S.Ap., MM., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan langsung dunia industri dalam proses pengujian siswa.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya UKK ini karena pihak DUDI datang langsung menguji siswa TSM Honda, sehingga kualitas lulusan dapat diuji langsung oleh asesor dari dunia industri,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, PT Menara Agung terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen Honda dalam menghadirkan semangat “Sinergi Bagi Negeri” melalui pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. (rgr)





