PAYAKUMBUH, METRO –Universitas Djuanda Bogor melalui Fakultas Agama Islam Program Pascasarjana (FAIPG) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Al-Huffazh dalam rangka memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) Qurani yang unggul dan berdaya saing global. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang ATJ Universitas Djuanda Bogor, Senin (27/4).
Acara tersebut dihadiri oleh Dekan FAIPG, Wakil Rektor II Universitas Djuanda Bogor, serta jajaran pimpinan Yayasan Al-Huffazh, di antaranya Ketua Yayasan Edhie Kusmana, Nurhayani (Kadiv Pendidikan), Srikemala Sandiyuanita (Kadiv Parenting), serta Ustadz Zulkifli Muhammad Ali, Lc., selaku Ketua Pembina Syariah.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mengintegrasikan kekuatan akademik perguruan tinggi dengan gerakan pendidikan Al-Qur’an berbasis masyarakat. Kolaborasi ini diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan Islam yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan global.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi program peningkatan kapasitas guru Al-Qur’an melalui pendidikan dan pelatihan berjenjang dari strata satu hingga strata tiga, penyediaan beasiswa bagi siswa berprestasi dan para penghafal Al-Qur’an, serta program pengabdian masyarakat yang mencakup bidang pendidikan Islam, teknologi pertanian, perkebunan, dan pengembangan eco wisata berbasis pemberdayaan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Al-Huffazh, Edhie Kusmana, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun generasi masa depan yang berkarakter kuat.
“Kami meyakini bahwa generasi Qurani bukan hanya tentang hafalan, tetapi tentang kepemimpinan, peradaban, dan kontribusi nyata. Kolaborasi ini menjadi jembatan antara nilai-nilai Al-Qur’an dan kekuatan ilmu pengetahuan untuk melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global,” sebut Edi Kusmana.
Sementara itu, pihak Universitas Djuanda Bogor menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan pendidikan dan pengabdian masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.
Melalui sinergi ini, kedua lembaga optimis dapat melahirkan generasi Qurani yang unggul, berakhlak mulia, memiliki daya saing tinggi, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan peradaban global. (uus)





