PAYAKUMBUH/50 KOTA

Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026, Polres 50 Kota Ikuti Apel Gabungan

×

Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026, Polres 50 Kota Ikuti Apel Gabungan

Sebarkan artikel ini
APEL KESIAPSIAGAAN BENCANA— Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026, Polres 50 Kota mengikuti apel gabungan, Senin (26/4).

LIMAPULUH KOTA, METRO — Memperingati Hari Ke­siapsiagaan Bencana (H­KB) Tahun 2026, telah dilaksanakan Apel Gabu­ngan yang berlangsung di Lapangan Halaman Kantor Bupati Lima Puluh Ko­ta, Minggu (26/4) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan apel tersebut dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lima Puluh Kota, Alfian, selaku pembina apel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya perwakilan Polres 50 Kota, Polres Payakumbuh, Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Kodim 0306/50 Kota, BPBD, serta OPD Kabupaten Lima Puluh Kota.

Polres 50 Kota dalam kegiatan ini diwakili oleh Kasubbag Binops Bagops AKP Noviandri bersama satu regu personel sebagai bagian dari pasukan upacara. Selain itu, apel juga diikuti oleh personel dari TNI, Satpol PP, Dis­hub, BPBD, Damkar, ASN, serta pelajar.

Baca Juga  Beraksi di Jalan Sumbar-Riau, Meresahkan, Pelaku Premanisme dan Pungli Diamankan

Apel gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kewas­padaan, dan kesiapsiagaan seluruh elemen ma­sya­rakat dalam meng­hadapi berbagai potensi bencana. Dalam amanatnya, pembina apel me­nyampaikan bahwa Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki kondisi geografis yang rawan terhadap bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, a­ngin kencang, serta kebakaran hutan dan lahan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa penanggula­ngan bencana merupakan tanggung jawab bersama, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan koordinasi yang baik antar seluruh pihak guna me­ning­katkan kesiapsiagaan baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana. “Mari kita perkuat sinergi semua pihak, sehingga bencana dapat dihindari dan tidak menimbulkan korban jiwa,” ungkap pem­bina apel, Alfian.

Baca Juga  Bantuan Bayi Penderita Hidrosefalus Mulai Mengalir

Apel berlangsung de­ngan khidmat melalui rang­kaian kegiatan, mulai dari penghormatan pasukan, pengibaran sema­ngat nasionalisme melalui lagu Indonesia Raya, pem­bacaan Ikrar Kesiapsiagaan Bencana, hingga penyampaian amanat dan doa.

Dengan mengusung tema “Siap untuk Selamat”, peringatan HKB Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk membudayakan latihan kesiapsiagaan secara berkelanjutan serta me­ning­katkan kapasitas seluruh elemen masyarakat da­lam menghadapi situasi darurat bencana. (uus)