METRO BISNIS

Warga Balun Solok Selatan Apresiasi Upaya Polri Berantas Tambang Ilegal dan Dukung WPR

×

Warga Balun Solok Selatan Apresiasi Upaya Polri Berantas Tambang Ilegal dan Dukung WPR

Sebarkan artikel ini
PERNYATAAN—Perwakilan warga Balun, Solok Selatan, menyatakan apresiasinya kepada Polri yang memberantas tambang ilegal.

SOLSEL, METRO–Maraknya aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan di berbagai wi­layah di Sumatra Barat, khu­susnya di wilayah Solok Selatan, secara tidak langsung berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Kerusakan lingkungan, pencemaran sungai, serta terganggunya keseimba­ngan alam menjadi persoalan serius yang perlu mendapatkan perhatian ber­sama. Fenomena ini me­ngundang perhatian ma­syarakat di berbagai daerah, termasuk warga Balun, Solok Selatan.

Salah seorang perwakilan warga Balun, Solok Selatan, Adrdirzal mengatakan, upaya menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.

“Kami warga Balun Solok Selatan mengapresiasi upa­ya Polri dalam memberantas aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan. Langkah tegas ini sangat penting untuk menjaga kelestarian alam serta melindungi masyarakat dari dampak buruk kerusakan lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga  BRI Padang Raih Juara 1 Alek Gadang Cinta Bangga Paham Rupiah 2024

Lebih lanjut, Adrizal menilai bahwa keberadaan tam­bang ilegal tidak hanya merusak alam, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik sosial serta membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi pertambangan.

“Tidak layak bagi siapa pun untuk melakukan aktivitas yang merugikan lingkungan dan masyarakat. Oleh karena itu, penegakan hukum terhadap pelaku tambang ilegal merupakan langkah yang sangat tepat dan perlu terus dilakukan secara konsisten,” tegasnya.

Untuk itu, kata Adrizal, warga Balun, Solok Selatan, juga mendukung pengembangan Wilayah Pertamba­ngan Rakyat (WPR) di Provinsi Sumbar sebagai solusi yang legal dan teratur bagi ma­syarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertambangan. De­ngan adanya W­PR, aktivitas pertambangan dapat berjalan sesuai aturan serta tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga  Mentawai Disiapkan jadi Sentral Peternakan Sapi

“Kami juga menyoroti pentingnya kerja sama an­tara pemerintah, aparat penegak hukum, dan ma­syarakat dalam menjaga lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal,” tuturnya.

Melalui kesempatan ini, Adrizal mengajak seluruh ele­men masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung upaya aparat dalam memberantas tambang ilegal yang merusak alam.

“Kami juga menegaskan dukungan terhadap segala bentuk upaya pemberantasan tambang ilegal yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, karena hal tersebut merupakan langkah nya­ta dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Sumbar,” tutupnya. (rgr)