SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar  Gelar Seminar, Usung Tokoh Pers Djamaludin Adinegoro Sebagai Pahlawan Nasional

×

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar  Gelar Seminar, Usung Tokoh Pers Djamaludin Adinegoro Sebagai Pahlawan Nasional

Sebarkan artikel ini
SEMINAR PENGUSULAN PAHLAWAN NASIONAL— Sekretaris Daerah Sawahlunto Rovanly Abdams, saat membuka seminar mengusung tokoh pers nasional Djamaludin Adinegoro sebagai Pahlawan Nasional, di SAKA Heritage Ombilin Sawahlunto, Sabtu (30/4).

SAWAHLUNTO, METRO–Mengusung tokoh pers Nasional Djamaludin Adinegoro sebagai Pahlawan Nasional menjadi te­ma Seminar yang digelar oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat ber­ko­laborasi dengan forum penggiat literasi Adinegoro Sawahlunto. Seminar dibuka oleh Sekretaris Daerah Sawahlunto Rovanly Abdams, Rabu (29/4) di SAKA Heritage Ombilin Sawahlunto.  Hadir dalam pembukaan seminar anggota komisi V DP­RD Provinsi Sumatera Barat Neldaswenti, Kepala Dinas Kearsipan dan Provinsi Sumatera Barat Jumadi.

Kepala DAP Sumbar Jumadi menyebut seminar ini bertujuan untuk untuk menggali, memperkaya narasi sejarah nasional, serta menyoroti peran penting Adinegoro dalam kemerdekaan Republik Indonesia. “Konteks Literasi, acara ini merupakan bagian dari gerakan literasi untuk me­ngangkat perjalanan panjang Kota Sawahlunto sebagai warisan tambang batubara Ombilin,” kata Jumadi.

Jumadi juga menyebut, kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan anggota komisi V DPRD Provinsi Sumbar Neldaswenti melalui pokok pikiran dalam memperkuat usulan agar Djamaluddin Adinegoro ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Djamaluddin Adinegoro (lahir di Talawi, Sawahlunto) dikenal sebagai pe­lopor jurnalistik Indonesia yang menuntut ilmu publisistik langsung di Jerman pada tahun 1920-an.

Sekdako Rovanly Abdams dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan tersebut. Dia berharap melalui se­minar ini akan ada pembahasan lanjutan dalam upaya pengusulan Adinegoro menjadi pahlawan. “Pemko Sawahlunto bersama dinas Sosial Provinsi Sumbar dalam pengajuan Adinegoro menjadi pahlawan Nasional, tetapi terhenti pada Maret 2021 lalu. Harapannya kedepan akan kembali berlanjut dan menggaungkan kem­bali hak tersebut,” harap Rovanly.

Baca Juga  Kodim 0310 SS dan CV BMK Bedah Rumah

Adapun nara sumber seminar perjuangan tokoh pers Nasional Djamaludin Adinegoro dalam kemerdekaan RI, Wannofry Syam­ri dengan materi persiapan akademik pe­ngusulan Adinegoro sebagai pahlawan Nasional.

Basril Basyar dengan materi mengenal jejak pemikiran Adinegoro sebagai tokoh pers Nasional dan Hasril Chaniago de­ngan materi strategi me­ngangkat isu tokoh Nasional menjadi pahlawan Na­sional.(pin)