PESSEL, METRO— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Labuan Baruak, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan, pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 10.50 WIB.
Sayangnya, korban bernama Rayhan Eriyandi alias Rehan (23), ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan mengambang di laut. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang Abdul Malik mengatakan, korban ditemukan pada hari keempat operasi pencarian. Lokasi penemuan berada sekitar satu nautical mile dari lokasi korban hilang tenggelam saat mandi-mandi bersama teman KKN.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dr Muhammad Zein Painan untuk penanganan lebih lanjut. Pencarian korban sebelumnya dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan,” kata Abdul Malik, Minggu (23/8).
Pada Sabtu pagi, kata Abdul Malik, sekitar pukul 07.30 WIB, tim melakukan penyisiran dengan luas area pencarian mencapai 45,38 nautical mile persegi. Pencarian dibagi menjadi lima Search and Rescue Unit (SRU). Tim menggunakan sejumlah sarana, di antaranya LCR Basarnas dan BPBD, kapal patroli Polairud, perahu nelayan, serta KN SAR Yudhistira.
“Area pencarian cukup luas menjadi salah satu faktor yang menghambat proses pencarian. Dalam operasi tersebut, KN SAR Yudhistira juga dikerahkan untuk mendukung pencarian. Kapal tersebut bergerak menuju area operasi sekitar pukul 08.40 WIB,” jelas dia.
Menutur Abdul Malik, operasi pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI AL, Polairud, Babinsa, Polsek Batang Kapas, BPBD Pesisir Selatan, perangkat kecamatan hingga masyarakat.
“Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, tim gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 11.00 WIB. Seluruh unsur SAR kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing,” tegas dia.
Sebelumnya, seorang mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, dilaporkan hilang akibat digulung ombak hingga terseret arus saat mandi-mandi di Pantai Labuan Baruak, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Rabu (19/8) sekitar pukul 16.45 WIB.
Korban bernama Rehan (23) ini mandi-mandi bersama bersama 14 mahasiswa lainnya, lantaran mereka sudah menyelesaikan rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Koto Nan Duo, Kecamatan Batang Kapas.
Pascakejadian, Tim SAR gabungan yang mendapat laporan adanya orang hilang, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban. Sayangnya,hingga malam korban tak kunjung ditemukan.
Pencarian terhadap korban pun dilanjutkan pada Kamis pagi hingga sore (20/8). Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum berhasil ditemukan. Pencarian pun akan dilanjutkan lagi pada Jumat (21/8).
Rehan merupakan satu dari 15 mahasiswa ISI Padang Panjang yang melaksanakan KKN di Nagari Koto Nan Duo. Setelah rangkaian KKN berakhir, para mahasiswa tersebut dijadwalkan kembali ke kampus pada 22 Agustus 2026. (*)






