PADANG, METRO— Seorang wanita muda berinisial IP (24), meninggal dunia setelah terjatuh di area panggung Disc Jockey (DJ) di tempat hiburan malam (THM) Vegas Club, kawasan Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.
Korban berinisial IP ini, merupakan warga Banuaran, Kota Padang yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Peristiwa itu terungkap ke publik setelah video yang memperlihatkan seorang perempuan tumbang di atas panggung tempat hiburan malam beredar di media sosial pada Minggu (13/9).
Dalam video tersebut, korban IP terlihat membawa botol minuman lalu menyerahkanya kepada DJ yang sedang tampil. Setelah menyerahkan botol minuman itulah, IP tiba-tiba jatuh dan tergeletak di atas pentas DJ. Petugas keamanan Vegas Club langsung mengangkat korban dari atas pentas dengan cara menggendongnya.
Kasus kematian korban kini didalami oleh pihak Kepolisian. Mirisnya, tidak ada laporan dari pihak manajemen tempat hiburan malam tersebut terkait kejadian itu. Bahkan, pihak Kepolisian mengetahui adanya insiden tewasnya pengunjung Vegas Club setelah video beredara di media sosial.
Kapolsek Padang Selatan, AKP Nirdes Ali mengatakan, pihak kepolisian justru pertama kali mengetahui adanya kejadian tersebut dari informasi yang beredar di media sosial (medsos). Hingga saat ini tidak ada laporan resmi dari manajemen tempat hiburan malam terkait kejadian tersebut.
“Kami mendapat kabar dari medsos adanya wanita meninggal dunia usai malam ladies di salah satu tempat hiburan malam. Mengetahui hal itu kami perintahkan unit Intelkam memastikan informasi yang terjadi,” kata AKP Nirdes, Minggu (13/9).
AKP Nirdes menjelaskan, setelah melakukan pengecekan, pihaknya kemudian mengetahui identitas perempuan yang meninggal dunia tersebut. Korban dilaporkan bekerja sebagai salah satu karyawan Telkomsel di Padang dan menetap di Kota Padang.
“Korban datang ke Vegas Club sekitar pukul 00.27 WIB. Sesampainya di lokasi, korban langsung melakukan reservasi dan memesan minuman. Sekitar pukul 00.45 WIB datang dua orang laki-laki yang merupakan teman korban. Mereka langsung bergabung bersama korban,” jelas AKP Nirdes.
Sekitar pukul 01.21 WIB, kata AKP Nirdes, korban berjalan menuju area pentas DJ sambil membawa botol minuman. Saat berada di atas panggung, korban memberikan minuman tersebut kepada DJ yang sedang tampil.
“Tidak lama kemudian, korban terjatuh dan langsung diangkat oleh salah seorang petugas keamanan Vegas Club menuju area parkir. Di area parkir teman-temannya membawa korban ke Rumah Sakit Tentara (RST) Reksodiwiryo. Pada pukul 02.15 WIB, ia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” tutur AKP Nirdes.
AKP Nirdes menambahkan, jenazah korban kemudian dimakamkan di Pemakaman Keluarga Bukit Karan, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Sementara itu, keluarga korban juga belum membuat laporan resmi ke kepolisian terkait kejadian tersebut.
“Kami belum belum menyimpulkan adanya pelanggaran ataupun tindak pidana dalam kejadian tersebut. Namun, tidak adanya laporan dari pengelola tempat hiburan malam menjadi salah satu hal yang turut didalami. Pendalaman antara lain mencakup bagaimana korban bisa terjatuh, kondisi korban sebelum kejadian, orang-orang yang berada bersama korban, tindakan pihak keamanan setelah korban jatuh, serta alasan tidak adanya laporan kepada kepolisian,” tutupnya. (ped)






