SOLOK, METRO— Bupati Solok, Jon Firman Pandu menyampaikan harapannya agar bantuan bermanfaat bagi Zahira dan keluarganya. Terutama dengan tersedianya tempat tinggal yang layak serta adanya pemberdayaan sosial ekonomi bagi keluarga. Hal ini disampaikan Jon Firman Pandu terkait bantuan yang diberikan kepada Zahra, salah seorang penerima bantuan bedah rumah dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial RI.
Bantuan pembangunan rumah tersebut senilai Rp50 juta. Bupati Solok juga memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp 5 juta, sementara Anggota DPRD Kabupaten Solok Iskan Nofis turut memberikan bantuan sebesar Rp2 juta. Jon Pandu kemudian mengajak seluruh pihak yang hadir untuk bersama-sama memulai pembangunan rumah tersebut. “Bismillah, kita goro bersama pembangunan rumah untuk Zahira,” ucapnya saat memulai kegiatan.
Direktur Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI, I Ketut Supena, menyampaikan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya diberikan melalui pembangunan rumah, tetapi juga akan dilanjutkan dengan pemberdayaan sosial ekonomi bagi orang tua Zahira. “Orang tuanya nanti kita kasih pemberdayaan sosial ekonomi,” ujar I Ketut.
Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan upaya terpadu untuk mendukung pendidikan anak sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
“Anaknya kita sekolahkan, orang tuanya kita berdayakan, rumahnya kita bangun,” tutur I Ketut.
Dalam pelaksanaan goro, Bupati Solok bersama jajaran dan masyarakat turut membantu proses pembongkaran rumah lama yang akan digantikan dengan bangunan baru. “Kita rubuhkan rumah ini terlebih dahulu dan kita ganti dengan rumah yang baru,” kata Bupati.
Bupati juga menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut memberikan manfaat bagi Zahira dan keluarganya, terutama dengan tersedianya tempat tinggal yang layak serta adanya pemberdayaan sosial ekonomi bagi keluarga.
“Semoga bantuan ini memberikan manfaat untuk Zahira dan keluarganya, di mana kita sediakan tempat tinggal yang layak dan nanti juga dilakukan pemberdayaan sosial untuk meningkatkan ekonomi. Kita doakan semoga bertumbuh dan menjadi keluarga yang sejahtera,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala DPRKPP Kabupaten Solok Retni Humaira, ST, MT menjelaskan bahwa rumah yang akan dibangun direncanakan bertipe 36 dengan ukuran 6 x 6 meter, serta dilengkapi dua kamar tidur. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.
Selain bantuan pembangunan rumah, pihak pengembang yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Solok melalui DPRKPP juga memberikan bantuan berupa keramik untuk rumah tersebut. (vko)






