METRO SUMBAR

Serahkan SK Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, Bupati Ingatkan Kepala Sekolah Hadir di Tengah Guru dan Siswa

×

Serahkan SK Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, Bupati Ingatkan Kepala Sekolah Hadir di Tengah Guru dan Siswa

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN SK— Bupati Tanah Datar Eka Putra saat menyerahkan SK kepada kepala sekolah secara simbolis di Aula Kantor Bupati Tanah Datar.

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra berpesan kepada kepala sekolah agar tidak hanya berperan sebagai administrator, tetapi benar-benar hadir di tengah guru dan siswa. Kepala sekolah juga dituntut mampu mendengarkan berbagai keluhan, menjadi teladan, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan kondu­sif. “Kepala sekolah jangan hanya di ruangan saja, tapi kita harus hadir dan menjadi teladan sebelum orang lain,” kata Bupati Eka Putra saat menyerahkan secara simbolis 44 Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Rabu (26/8), di Aula Kantor Bupati Tanah Datar.

Menurut Eka Putra, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas penyelenggaraan pendidikan di satuan sekolah. Karena itu, kepala sekolah harus mampu membangun budaya kerja yang baik dengan menciptakan suasana kerja yang disiplin, tetapi tetap humanis. “Guru harus me­rasa dihargai dan siswa merasa dilindungi. Sebagai pemimpin, kita harus pandai membuat bawahan nya­man bekerja bersama kita, mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik, sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh jajaran,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para kepala sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat. Pendidikan, kata dia, tidak cukup hanya berorientasi pa­da kemampuan akademik, tetapi juga harus membentuk karakter, akhlak, krea­tivitas dan kemampuan berpikir siswa. “Jangan hanya mengajarkan akademik, tetapi juga ajarkan karakter yang membentuk jiwa, akhlak, kreativitas dan kemampuan berpikir sis­wa. Ajarkan mereka untuk hidup mandiri,” katanya.

Baca Juga  48 CJH Sawahlunto Dipastikan Berangkat ke Baitullah

Lebih lanjut, Bupati Eka Putra meminta kepala se­kolah memperkuat pendidikan karakter dan budaya di lingkungan sekolah. Ni­lai-nilai kesopanan, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian dan saling meng­­hargai harus menjadi bagian dari keseharian siswa maupun tenaga pendidik.

Menurutnya, keberha­silan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Di sisi lain, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan tran­sparansi dalam mengelola sekolah. Kepala sekolah diminta menjalankan ama­nah secara profesional, menghindari konflik kepentingan serta tidak menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi. “Jangan pernah bermain dengan jabatan. Kelola sekolah dengan baik, jaga integritas dan transparansi agar tidak menimbulkan fitnah maupun persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Eka Putra juga meminta kepala sekolah tidak berjalan sendiri dalam menjalankan tugas. Kepala se­kolah harus mampu me­rang­kul guru dan membangun kerja sama yang kuat de­ngan seluruh warga se­kolah. “Rangkul guru dan jangan jalan sendiri. Jangan menjadi superman, tetapi jadilah super tim. Keberhasilan tidak mungkin dicapai tanpa dukungan dari pihak lain,” pesannya.

Baca Juga  Lantik Gempama di Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Mahyeldi Dukung Pelestarian Adat Minangkabau

Ia juga mendorong kepala sekolah berani me­lakukan inovasi, terutama dalam menghadapi per­kem­bangan teknologi dan perubahan kebutuhan pen­didikan. Kepala sekolah ha­rus terus belajar dan meningkatkan kompetensi agar mampu mengikuti perkembangan zaman. “Du­nia terus berubah dengan perkembangan tek­nologi saat ini. Karena itu, kepala sekolah dituntut mampu mengikuti per­kem­bangan zaman. Jangan sampai siswa lebih pintar dari kita,” ujarnya.

Bupati menegaskan, jabatan kepala sekolah bukanlah tempat untuk mencari kenyamanan atau ke­amanan, melainkan ama­nah untuk meningkatkan pengabdian di bidang pendidikan. “Jadi kepala se­kolah bukanlah tempat untuk mencari keamanan, tetapi tempat untuk mening­katkan pengabdian. Ma­ri jadikan sekolah kita se­bagai tempat untuk me­lahirkan anak-anak yang pintar, berkarakter, berakhlak dan mempunyai ma­sa depan yang cerah,” katanya.

Ia mengakui tugas kepala sekolah tidak ringan. Namun, ia mengajak seluruh kepala sekolah yang menerima penugasan dan menjalankan amanah tersebut dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. “Tugas kita berat, tetapi yakinlah apabila kita ikhlas, pasti akan mendapatkan imbalan yang setimpal dari Allah SWT,” tuturnya. Penyerahan SK tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Tanah Datar Sri Mulyani, Kepala BKPSDM Ronal Satria, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Alfi Hidayati, para pengawas SD dan SMP serta undangan lainnya. (ant)