AGAM/BUKITTINGGI

Perkuat Mitigasi Bencana, Pemko Bukittinggi Lantik Tim Core Orari

×

Perkuat Mitigasi Bencana, Pemko Bukittinggi Lantik Tim Core Orari

Sebarkan artikel ini
LANTIK— Pemko Bukittinggi lantik Tim Communication in Rescue and Emergency (Core) Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) sebagai bagian upaya mitigasi bencana dan keselamatan darurat.

BUKITTINGGI, METRO— Pemerintah Kota Bukittinggi lantik Tim Communication in Rescue and Emergency (CORE) Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) sebagai bagian upaya mitigasi bencana dan keselamatan darurat.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, keberadaan Tim CORE ORARI lokal Bukittinggi-Agam menjadi hal positif dalam mendukung komunikasi pada kondisi darurat maupun kebencanaan.

Menurutnya, komunikasi yang cepat dan dapat diandalkan dibutuhkan untuk mempercepat penyampaian informasi serta koordinasi di lapangan.

“Pada kondisi darurat dan kebencanaan, respon cepat menjadi sangat penting. Kecepatan menerima dan menyampaikan informasi sangat dibutuhkan sehingga bantuan dapat segera dikerahkan,” ujar Ibnu Asis, Minggu.

Baca Juga  Batalyon Yonif TP 901 Agam Bakal Dibangun di Sungai Jariang

Melalui pembentukan Tim­ CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, ORARI, relawan, dan unsur terkait lainnya semakin kuat dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dan kebencanaan.

Kepala Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik (SIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Bukittinggi, Riri Alhadilla Sukma, menjelaskan, Pelatihan dan Pe­ngukuhan Tim CORE ORA­RI Lokal Bukittinggi-Agam diikuti oleh 40 anggota ORARI Lokal Bukittinggi Agam yang tergabung da­lam Tim CORE Group A.

“Kegiatan pelatihan me­nghadirkan dua orang instruktur atau narasumber yang memiliki kompetensi di bidang komunikasi radio kebencanaan, keselamatan dan penanganan keadaan darurat,” kata Riri.

Kepengurusan dan pembekalan juga didukung oleh Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dedi Fatria. Kegiatan selama dua hari digelar di Bumi Perkemahan Tapian Ratu.

Baca Juga  Bupati Agam Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Dedi Fatria mengatakan pelatihan dan pengukuhan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan komunitas dalam menghadapi kondisi kebencanaan.

“Berbagai komunitas di Kota Bukittinggi perlu memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan yang dapat mendukung penanganan bencana,” kata Dedi.

Kota Bukittinggi dan Ka­bu­paten Agam menjadi sa­lah satu daerah terdampak bencana hidrometeorologi di akhir 2025 lalu, kedua daerah tersebut juga berada da­lam kawasan potensi dam­­pak bencana letusan Gunung Merapi dan gempa bumi patahan Sianok. (pry)