SAWAHLUNTO, METRO— Pemko Sawahlunto memperkuat sinergi bersama TNI dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 tahun 2026. Kolaborasi tersebut ditandai dengan rapat koordinasi sekaligus penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Sawahlunto dan Kodim 0310/Sawahlunto Sijunjung.
Rapat koordinasi dipimpin Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Dandim 0310 Sawahlunto Sijunjung Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, kemarin. Program TMMD tahun ini dipusatkan di Kecamatan Talawi dengan menyasar tiga desa, yakni Desa Batu Tanjung, Datar Mansiang dan Tumpuak Tangah.
Sejumlah pembangunan fisik telah disiapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Program tersebut mencakup pembangunan badan jalan, drainase, jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor hingga perbaikan pasar.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperbaiki akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga di wilayah sasaran.
Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-130 juga diisi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Program nonfisik meliputi penyuluhan pertanian dan perikanan, wawasan kebangsaan, pembinaan Linmas, kegiatan keagamaan, mitigasi bencana serta administrasi kependudukan.
Selain itu, masyarakat juga akan mendapatkan edukasi mengenai bahaya narkoba, pencegahan stunting, penyakit tidak menular dan kegiatan penanaman jagung.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra meminta seluruh perangkat daerah yang berkaitan dengan program tersebut ikut mengintegrasikan kegiatan sesuai tugas dan kewenangannya.
Menurut Riyanda, TMMD harus menjadi gerakan bersama yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat sejak proses pembangunan hingga pemanfaatannya.
Ia juga meminta camat dan pemerintah desa mengoptimalkan partisipasi masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran TMMD. “Kita ingin pembangunan melalui TMMD tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam prosesnya. Dengan begitu, hasil pembangunan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Riyanda.
Dandim 0310/Sawahlunto Sijunjung Letkol Inf Dicky Sakti Maulana mengatakan koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan TMMD berjalan sesuai sasaran.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menyatukan program pembangunan daerah dengan kegiatan TMMD sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat. Dukungan anggaran juga disiapkan Pemerintah Kota Sawahlunto. Sekretaris Daerah Sawahlunto Rovanly Abdams menyampaikan bahwa APBD mengalokasikan dukungan untuk berbagai kegiatan yang disinkronkan dengan pelaksanaan TMMD sekitar Rp1,4 miliar.
Menurut Rovanly, dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat berbagai program yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat. “Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan konektivitas, layanan dasar, kapasitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di tiga desa sasaran,” kata Rovanly. (pin/rel)






