METRO SUMBAR

Jalan dan Jembatan Rusak Diterjang Galodo, Tim Rehab Rekon Dorong Percepatan Pemulihan Padang Panjang

×

Jalan dan Jembatan Rusak Diterjang Galodo, Tim Rehab Rekon Dorong Percepatan Pemulihan Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
TINJAU—Tim Supervisi Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab Rekon) Pascabencana Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota Padang Panjang saat berada di kawasan Lembah Anai melakukan peninjuan.

PDG.PANJANG, METROSetelah melakukan pe­maparan dan diskusi bersama Pemerintah Kota Pa­dang Panjang di Balai Kota, Tim Supervisi Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab Rekon) Pascabencana Su­matera Barat bersama Pemerintah Kota melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana di Kota Pa­dang Panjang, Senin (31/8).

Peninjauan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur yang mengalami kerusakan mau­pun terputus akibat bencana, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan yang harus segera dilakukan. Peninjauan diawali dengan melihat kondisi Jalan Lingkar Selatan Islamic Centre yang mengalami putus akses. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian karena jalur tersebut memiliki fungsi penting dalam mendukung mobilitas ma­sya­rakat dan konektivitas an­tarwilayah.

Tim kemudian meninjau jembatan di Kelurahan Ekor Lubuk serta jembatan di Kelurahan Ngalau yang turut terdampak bencana dan membutuhkan penanganan. Selanjutnya, rombongan melihat lokasi hunian tetap (huntap) di de­pan Rusunawa yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan sekaligus kebutuhan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut. Rombongan juga meninjau Jembatan Kembar yang kondisinya sudah tidak layak setelah diterjang galodo. Infrastruktur tersebut men­jadi salah satu titik penting yang membutuhkan perhatian dalam rangka memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mengembalikan konektivitas yang terdampak bencana.

Baca Juga  Hati-hati Lewati Perbatasan Pasaman-Sumut, 1 Titik di Km 139 Jorong Polongan Duo Rusak Berat

Ketua Tim Supervisi Rehab Rekon Pascabencana Sumbar Brigjen Pol. Yopie Indra Prasetya Se­pang mendorong agar pe­nanganan infrastruktur terdampak, terutama ruas jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan ma­u­pun terputus akibat bencana, dapat segera ditindaklanjuti. Menurutnya, kerusakan infrastruktur tersebut tidak hanya berdampak terhadap kondisi fisik wilayah, tetapi juga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat. Ka­rena itu, percepatan penanganan menjadi hal pen­ting agar akses ma­sya­rakat dapat kembali normal. “Ki­ta mendorong percepatan rehab rekon, khu­susnya infrastruktur yang terdampak. Apalagi ada jalan yang putus, tentu ini menghambat aktivitas ma­syarakat. Kondisi seperti ini harus segera ditangani,” ujarnya.

Ia mengatakan, hasil peninjauan dan kebutuhan penanganan di daerah selanjutnya perlu ditindaklanjuti hingga tingkat pusat. Untuk itu, pihaknya meminta Badan Nasional Pe­nanggulangan Bencana (BN­PB) dapat melakukan follow up terhadap berbagai kebutuhan yang memerlukan dukungan Pemerintah Pusat. “Kita akan mendorong agar apa yang menjadi kebutuhan di daerah ini bisa ditindaklanjuti di tingkat pusat melalui BNPB. Dengan begitu, penanganan yang membutuhkan dukungan lebih lanjut dapat segera mendapatkan solusi,” katanya.

Baca Juga  Pasca HBKN Nataru, Harga Komoditi Utama Masih Naik

Yopie juga menekankan pentingnya Pemerintah Daerah terus melakukan koordinasi dan melengkapi kebutuhan administrasi, termasuk penyampaian proposal serta data dukung terkait kebutuhan anggaran. “Pemda tentu harus terus berkoordinasi mengenai apa saja yang dibutuhkan, baik dari sisi pendanaan maupun proposal. Semakin lengkap data dan usulannya, tentu akan semakin mudah untuk kita dorong tindak lanjutnya,” jelasnya.

Melalui peninjauan langsung tersebut, ber­bagai kondisi di lapangan dapat menjadi bahan pendalaman untuk menentukan kebutuhan penanganan dan skala prioritas rehabilitasi maupun rekonstruksi. Sementara itu, Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan apresiasi atas peninjauan langsung tersebut. Menurutnya, kun­jungan ini penting untuk mempercepat tindak lanjut terhadap infrastruktur yang terdampak. “Kita berharap hasil peninjauan ini dapat segera ditindaklanjuti. Pemko akan terus berkoordinasi dan menyiapkan apa yang dibutuhkan, sehingga dukungan untuk pemulihan infrastruktur dapat segera diperoleh,” ujarnya.

Hendri berharap percepatan rehab rekon dapat segera memulihkan akses masyarakat, terutama pa­da ruas jalan dan jembatan yang menjadi jalur penting bagi aktivitas sehari-hari. “Harapan kita, infrastruktur yang terdampak bisa segera diperbaiki, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik,” harapnya. (rmd)