KURANJI, METRO — Pemerintah Kota Padang terus mendorong penguatan kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda melalui kolaborasi internasional. Hal itu ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat menghadiri Gala Dinner International Conference on Applied Sciences, Information Technology, and Engineering (IcoASNITEC) ke-7 di Rumah Gadang Baiturrahmah, Rabu (26/8/2026) malam.
“Kami berharap kegiatan internasional ini menjadi momentum untuk berbagi ide, gagasan, dan hasil riset yang telah dilakukan, yang nantinya bisa memberikan dampak bagi dunia pendidikan di Kota Padang,” ujar Fadly Amran di hadapan ratusan akademisi dari dalam dan luar negeri.
Fadly memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis yang terjalin antara Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan Politeknik Ibrahim Sultan (PIS) Malaysia dalam penyelenggaraan konferensi ini. Menurutnya, langkah ini sangat sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota pendidikan yang berwawasan global.
Ia menambahkan, penguatan jaringan internasional ini mendukung langsung Program Unggulan (Progul) Padang Juara, khususnya dalam penyediaan beasiswa kuliah di luar negeri bagi anak-anak Kota Padang. Saat ini, Pemko Padang telah memberangkatkan 14 pelajar ke Arizona State University, Amerika Serikat, serta tengah menyiapkan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Guangdong, China, untuk mendistribusikan kuota 60 beasiswa pendidikan.
“Melalui program ini, kami mendorong anak-anak Kota Padang untuk mendapatkan pengalaman pendidikan bertaraf internasional, sehingga ke depan lahir generasi muda yang berwawasan global dan berdaya saing,” tutur Fadly.
Ia juga berharap hubungan antara PNP dan PIS Malaysia dapat terus ditingkatkan ke ranah yang lebih luas. “Kami berharap hubungan antara PNP dengan PIS ini dapat terus diperkuat. Kita perlu mencari dan mengembangkan lebih banyak lagi peluang kerjasama beasiswa dengan perguruan tinggi yang ada di luar negeri,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur PNP Revalin Herdianto menyampaikan bahwa IcoASNITEC merupakan forum ilmiah berkala yang menjadi wadah strategis para peneliti untuk bertukar ilmu dan memperluas jejaring riset antarnegara. Acara tersebut turut dihadiri Kadisdikbud Kota Padang Yopi Krislova, Timbalan Pengarah TPGS PIS Malaysia Tuan Haji Hamzah bin Zakaria, serta jajaran Senat dan Pimpinan PNP.
“IcoASNITEC pertama kali digelar pada 2017. Penyelenggaraannya sempat terhenti pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19, sebelum kembali dilanjutkan hingga memasuki edisi ketujuh pada tahun ini,” pungkas Revalin. (oza)






