METRO PADANG

BPBD Pastikan 38 EWS Tsunami dan Banjir Berfungsi, Warga Diminta Siaga

×

BPBD Pastikan 38 EWS Tsunami dan Banjir Berfungsi, Warga Diminta Siaga

Sebarkan artikel ini
PENGUJUAN SISTEM EWS— Petugas BPBD Kota Padang melakukan pengujian sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) tsunami dan banjir di sejumlah titik, Rabu (26/8). Sebanyak 32 EWS tsunami dan enam EWS banjir dipastikan aktif dan berfungsi dengan baik.

AIA PACAH, METRO  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan memastikan sistem peringatan dini (Early Warning System) atau EWS berfungsi optimal. Hasil pengujian rutin yang dilakukan Rabu (26/8) menunjukkan seluruh perangkat EWS tsunami dan banjir yang diperiksa dalam kondisi aktif dan berfungsi baik.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan sistem peri­ngatan dini dapat diandalkan ketika terjadi situasi darurat.

“Dari pengujian dan evaluasi yang kami lakukan hari ini, sebanyak 32 unit EWS tsunami dan enam unit EWS banjir terkonfirmasi dalam kondisi aktif dan berfungsi de­ngan baik,” ujar Hendri.

Menurutnya, monitoring dan pengaktifan EWS secara berkala merupakan langkah penting untuk mendeteksi sedini mungkin apabila terdapat gangguan teknis pada perangkat. Dengan demikian, sistem peringatan dapat digu­nakan secara optimal untuk menyampaikan informasi dan sinyal evakuasi kepada masyarakat saat ancaman bencana terjadi.

Baca Juga  Tahun Anggaran Baru Pegawai Honor Padang Risau

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor 800.1.11.1/52/SPT/BPBD-Pdg. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap perangkat peringatan dini yang berada di sejumlah lokasi strategis di Kota Padang.

Untuk EWS tsunami, pemeriksaan dilakukan pada 32 titik yang tersebar di kawasan dengan aktivitas dan kepadatan penduduk tinggi. Lokasi tersebut mencakup permukiman, sekolah, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, pelabuhan, hingga sejumlah fasilitas pemerintahan, termasuk Kantor Balai Kota Air Pacah dan Kantor Balai Kota Lama.

Sementara itu, enam unit EWS banjir diperiksa pada sejumlah lokasi yang dinilai rawan terdampak luapan air dan berada di sekitar daerah aliran sungai (DAS).

Enam lokasi tersebut yakni Perumahan Lumin Park, Objek Wisata Pemandian Lumin, Gunung Nago, Tabiang Banda Gadang, Kantor Balai Pemuda Ikua Koto, dan Mushala Al-Hikmah Ikua Koto.

Baca Juga  Padang Tancap Gas Menuju Kota Digital, Super App ‘Padang Mobile’ Siap Diluncurkan

Pemeriksaan tidak hanya memastikan perangkat dalam kondisi menyala. BPBD juga menguji kualitas suara (voice) dan kekuatan sirine untuk memastikan sinyal peringatan dapat terdengar jelas oleh ma­syarakat di sekitar lokasi.

Hendri menegaskan, pengujian secara berkala menjadi bagian dari komitmen BPBD Kota Padang dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

“Pengujian rutin ini merupakan komitmen BPBD Kota Padang untuk memastikan seluruh pera­latan peringatan dini siap siaga demi keselamatan warga dari potensi ancaman bencana,” tegasnya.

Dengan berfungsinya seluruh perangkat tersebut, BPBD berharap sistem peringatan dini dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat. Kecepatan menerima peri­ngatan dan melakukan evakuasi dinilai sangat menentukan dalam upaya mengurangi risiko korban ketika bencana terjadi. (oza)