PADANG, METRO–Pengurus Provinsi (Pengprov) Kodrat Sumatera Barat menggelar coaching clinic bagi pelatih, wasit, dan juri Tarung Derajat di Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat (16/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 sekaligus upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di cabang olahraga tersebut.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, Ketua Pengprov Tarung Derajat Sumbar Prof. Ganefri, serta tokoh olahraga Sumbar Prof. Arnedral.
Dalam sambutannya, Hamdanus menegaskan komitmen KONI Sumbar dalam mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk Tarung Derajat, agar terus berkembang dan berprestasi.
“Kami dari KONI Sumbar hadir sebagai bentuk tanggung jawab memenuhi undangan dari seluruh cabang olahraga. Untuk Kodrat sendiri, tentunya apresiasi tinggi dari saya karena dukungan dari dua tetua kita, Prof. Ganefri dan Prof. Arnedral untuk kita maju menjadi Ketua KONI lalu,” ujarnya.
Ia juga menyoroti capaian Tarung Derajat Sumbar di tingkat nasional yang dinilai cukup menjanjikan. Pada ajang PON Bela Diri di Kudus, Sumbar berhasil meraih tiga medali perak, sementara pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) mampu menyumbangkan medali emas.
“Medali ini menjadi modal untuk PON NTT nanti. Kita akan berkolaborasi, mulai dari Porprov, Porwil, Pra PON hingga PON. Kita siap membentuk atlet binaan dengan standar nasional. Dengan semangat bersama, kita yakin bisa meraih medali di PON NTT,” katanya.
Hamdanus juga mengingatkan bahwa Tarung Derajat Sumbar pernah mencatat sejarah dengan meraih medali emas pada PON 1985. Ia berharap prestasi tersebut dapat kembali diulang melalui persiapan yang matang dan berkelanjutan.
“Hari ini yang di depan mata kita, masa depan Tarung Derajat ada bersama kita yang hadir di sini. Kita punya persiapan jangka panjang, kita ingin Tarung Derajat dihargai di nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Tarung Derajat Sumbar, Prof. Ganefri, berharap cabang olahraga ini dapat tampil lebih maksimal pada Porprov yang akan digelar di Padang Pariaman.
“Saya sangat bangga Pak Ketua Hamdanus telah memberikan komitmennya untuk olahraga di Sumbar ini, terutama Tarung Derajat. Tentu kita berharap olahraga di Sumbar bangkit, keberhasilan kita diukur di PON nanti. Tarung Derajat tentu akan memberikan supportnya,” ujarnya.
Ganefri juga menyinggung hasil kejuaraan sebelumnya, di mana tiga atlet Tarung Derajat Sumbar berhasil mencapai babak final, namun belum mampu meraih medali emas.
“Target yang kita canangkan, di event sebelumnya tiga masuk final, tapi kita hanya dapat perak,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Harian Pengprov Tarung Derajat Sumbar sekaligus Ketua Pelaksana Coaching Clinic, Prof. Arnedral. Ia menekankan pentingnya memulai persiapan sejak dini untuk menghadapi PON XXII tahun 2028 di NTT dan NTB.
“Persiapan PON ke-22 di NTT dan NTB 2028 bisa kita wujudkan. Hasil kejuaraan PON yang lalu di Kudus bisa menjadi patokan kita,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelatih, wasit, dan juri Tarung Derajat Sumbar semakin meningkat, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (rom)





