PADANG, METRO—Tim gabungan Polresta Padang mengamankan belasan kendaraan yang diduga terlibat aksi balap liar dalam operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kota Padang, Jumat dini hari (15/5).
Operasi tersebut digelar sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah hukum Polresta Padang.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB yang dipimpin Pawas IPTU Ricardo dan diikuti personel Timsus Bravo serta tim patroli Polresta Padang.
Turut hadir dalam kegiatan itu Dantimsus Bravo Didit Gusbandi dan Wadantimsus Bravo Ridho Fadli Ilahi bersama personel gabungan lainnya.
Dalam arahannya, Iptu Ricardo meminta seluruh personel menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab demi menjaga situasi Kota Padang tetap aman dan kondusif.
Sekitar pukul 23.30 WIB, Timsus Bravo mulai melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kota Padang.
Operasi kemudian berlanjut hingga dini hari. Berdasarkan laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar di Jalan Khatib Sulaiman sekitar pukul 03.25 WIB, tim langsung bergerak melakukan patroli hunting dan penindakan di lokasi.
Hasilnya, petugas berhasil mengamankan dua unit mobil dan 12 unit sepeda motor yang diduga terlibat dalam aksi balap liar tersebut.
Beberapa kendaraan roda empat yang diamankan di antaranya satu unit Honda Brio putih dan satu unit Toyota Yaris warna silver. Sementara kendaraan roda dua didominasi motor jenis Aerox, NMAX, Beat, hingga CRF.
Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menegaskan bahwa patroli gabungan dan operasi KRYD akan terus digelar secara rutin untuk menekan aksi balap liar, tawuran, serta potensi gangguan keamanan lainnya yang meresahkan masyarakat.
“Kegiatan patroli dan razia ini merupakan bentuk komitmen Polresta Padang dalam menjaga keamanan masyarakat serta menciptakan situasi yang tetap aman dan kondusif,” ujar Apri Wibowo.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas balap liar yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain melakukan patroli lapangan, petugas juga disebut terus memantau perkembangan situasi melalui media sosial dan jaringan informasi masyarakat guna mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Operasi gabungan berakhir sekitar pukul 04.40 WIB dalam kondisi aman dan terkendali. Seluruh kendaraan yang diamankan langsung dibawa ke Polresta Padang untuk proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. (ped)





