Bengkalis — General Manager PLN UIP Sumbagteng, Achmadi Abbas, melakukan kunjungan lapangan ke proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Riau Peaker berkapasitas 200 MW yang berlokasi di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Kunjungan ini turut didampingi oleh jajaran manajemen, termasuk Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng 1.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN dalam memastikan progres pembangunan proyek strategis ketenagalistrikan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. PLTMG Riau Peaker 200 MW menjadi salah satu proyek prioritas yang dirancang untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Riau, khususnya dalam mengantisipasi lonjakan beban puncak (peaker) serta mendukung kebutuhan energi sektor industri dan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat secara langsung perkembangan konstruksi, kesiapan infrastruktur pendukung, serta implementasi standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lokasi proyek. Evaluasi lapangan juga dilakukan guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan seluruh tahapan berjalan sesuai perencanaan.
Achmadi Abbas menegaskan bahwa keberadaan PLTMG Riau Peaker memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di sistem Riau.
“Pembangunan PLTMG Riau Peaker 200 MW ini merupakan langkah konkret PLN dalam meningkatkan keandalan listrik, terutama untuk menghadapi kebutuhan beban puncak. Kami ingin memastikan proyek ini berjalan tepat waktu, dengan kualitas terbaik serta tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Manager UPP Sumbagteng 1, Edy Roy A. Sidabutar, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dan pengawasan di lapangan guna menjaga progres proyek tetap on track.
“Kami memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan. Fokus kami tidak hanya pada percepatan, tetapi juga pada kualitas konstruksi dan penerapan K3 secara konsisten di setiap tahapan pekerjaan,” kata Edy Roy.
Selain peninjauan fisik, kunjungan ini juga diisi dengan diskusi bersama tim proyek untuk mengidentifikasi potensi kendala serta merumuskan langkah-langkah percepatan. Sinergi antartim serta dukungan dari para pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyelesaian proyek.
Dengan hadirnya PLTMG Riau Peaker 200 MW, diharapkan sistem kelistrikan di wilayah Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis dan sekitarnya, semakin andal dan fleksibel dalam memenuhi kebutuhan energi. Proyek ini juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas layanan listrik bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari agenda pembangunan infrastruktur energi nasional, PLN terus berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.





