BERITA UTAMA

Gudang Zataka Express Terbakar, Hanguskan 7 Motor, Kerugian Capai Rp 250 Juta

×

Gudang Zataka Express Terbakar, Hanguskan 7 Motor, Kerugian Capai Rp 250 Juta

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar gudang Zataka Express di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.

PADANG, METROMusibah kebakaran menghanguskan gudang barang bekas milik Zataka Express di kawasan padat permukiman penduduk di Jalan Teknologi Raya, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Kamis (23/4) sekitar pukul 16.01 WIB.

Beruntung, kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun kebakaran meludeskan bangunan dan isinya serta tujuh unit motor hingga mengakibatkan kerugian mencapai sekitar Rp250 juta.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang bergerak usai menerima laporan dari warga yang melihat kobaran api disertai asap tebal dari arah gudang.

Gudang yang terbakar diketahui milik Riza Yulfi (50), seorang pengusaha yang merupakan pemilik dari Zataka Express Siteba. Sementara saksi yang pertama kali melihat kejadian adalah Sisca Artharini (49).

Kepala Dinas Damkar Kota Padang, Budi Payan mengatakan, pihaknya lang­sung bergerak di waktu yang sama dengan laporan diterima. Unit pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 16.10 WIB setelah menempuh jarak kurang lebih 6,4 kilometer dari markas komando.

Baca Juga  Disokong Tim Solid, Prabowo-Gibran Berpotensi Menangkan Pilpres 2024

“Petugas berhasil me­nyelesaikan penanganan ke­bakaran pada pukul 16.25 WIB dan berhasil mencegah api merambat ke bangunan lainnya yang berada dekat dengan gu­dang,” kata Budi Payan.

Dijelaskan Budi Payan, gudang yang terbakar, merupakan tempat penyimpanan barang bekas berupa styrofoam sisa paket. Luas area yang terdampak kebakaran diper­kirakan mencapai sekitar 50 meter persegi, dengan satu bangunan gudang mengalami kerusakan berat.

“Selain bangunan utama, sebanyak tujuh unit motor ikut hangus dalam peristiwa tersebut. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta,” katanya.

Meski demikian, kata Budi Payan, petugas berhasil mencegah dampak yang lebih besar. Kebakaran tersebut berpotensi merembet tiga ruko milik Zataka Express serta lima rumah warga di sekitarnya.

Baca Juga  Sitinjau Lauik Longsor, Akses Jalan Padang-Solok Lumpuh Total

“Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp5 miliar dengan luas area yang terhindar dari kebakaran sekitar 1.000 meter persegi,” ujar Budi.

Peristiwa ini, ungkap Budi Payan, terjadi di ling­kungan dengan tingkat kepa­datan tinggi, sehingga proses pemadaman menghadapi tantangan tersendiri.

“Akses jalan yang sempit serta keramaian warga menjadi faktor yang memperlambat mobilisasi di awal kejadian,” ucapnya.

Dalam proses penanganan, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan tiga armada dengan total 60 personel dari Pleton A. Selain petugas pemadam kebakaran, aparat kecamatan dan kepolisian turut berada di lokasi untuk mem­bantu pengamanan.

“Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka da­lam kejadian ini maupun warga yang harus mengungsi akibat kebakaran tersebut. Hingga saat ini, penyebab kebakaran ma­sih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait,” tukasnya. (*)