AGAM/BUKITTINGGI

Aspirasi Warga via Musrenbang Direalisasikan, Drainase Jalan Sumua Dibangun

×

Aspirasi Warga via Musrenbang Direalisasikan, Drainase Jalan Sumua Dibangun

Sebarkan artikel ini
TINJAU PENGERJAAN DRAINASE— Wako Ramlan Nurmatias melakukan peninjauan pengerjaan pembangunan dan peniningkatan saluran drainase di Jalan Sumua, Kelurahan Ladang Cakiah, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Jumat (28/8).

BUKITTINGGI, METROPemerintah Kota Bukittinggi mulai merealisasikan pembangunan dan pe­ningkatan saluran drainase di kawasan perkotaan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Mu­sya­warah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Salah satu pekerjaan tersebut dilaksanakan di Jalan Sumua, Kelurahan Ladang Cakiah, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Progres pekerjaan turut ditinjau langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Jumat (28/8).

Ramlan mengatakan pembangunan drainase menjadi kebutuhan penting bagi kawasan tersebut ka­rena persoalan genangan dan banjir kerap muncul ketika hujan turun. Kondisi itu salah satunya disebabkan saluran yang sebelumnya belum terhu­bung secara menyeluruh.

“Alhamdulillah, tahun ini Pemkot Bukittinggi dapat merealisasikan. Pengerjaan drainase ini sangat penting karena sebelumnya sering terjadi banjir ketika hujan, akibat di jalan ini belum tersambung secara keseluruhan,” ujar Wako.

Pekerjaan drainase ter­sebut dibiayai melalui APBD dengan anggaran sekitar Rp399 juta. Anggaran itu dialokasikan melalui mekanisme pergeseran anggaran tahun 2026 yang bersumber dari pengembalian dana Transfer Ke­uangan Daerah (TKD).

Baca Juga  ASN Agam Dalami Fiqih Shalat dalam Wirid Korpri di Masjid Agung Nurul Falah

Dengan tersambungnya saluran drainase, pemerintah berharap aliran air di kawasan tersebut menjadi lebih lancar sehingga potensi genangan saat hujan dapat ditekan.

Wali Kota optimistis pengerjaan infrastruktur tersebut dapat diselesaikan sesuai rencana dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam kunjungan yang sama, Ramlan juga meninjau pembangunan kantor baru Kelurahan Ladang Cakiah.

“Kantor Lurah Ladang Cakiah dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 4,1 miliar saat ini juga tengah berjalan. Lahan untuk pembangunan kantor lurah ter­sebut, telah dibeli oleh Pemkot Bukittinggi sejak 2019,” kata Ramlan.

Di sisi lain, Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Yerry Amiruddin, mengatakan penanganan persoalan banjir membutuhkan pembangunan drainase secara menyeluruh, termasuk di sepanjang ruas jalan utama kawasan Tigo Baleh.

Baca Juga  Sungai Batang Masuk Program Pemajuan Kebudayaan Desa, Wujudkan Generasi yang Lebih Baik

Ia menyebut usulan pembangunan drainase di kawasan tersebut telah disampaikan kepada pemerintah kota dan mendapat respons positif.

“Untuk mengatasi banjir di sepanjang Jalan Raya Tigo Baleh, dari Perumahan Bukittinggi Indah sampai ke Masjid Jamik Tigo Baleh, kami juga sudah memberikan usulan kepada Pemkot. Alhamdulillah, informasi dari Kadis PUPR, tahun ini juga akan segera direalisasikan pengerjaan drainase tersebut,” kata Yerry Amiruddin.

Yerry mengapresiasi langkah Pemkot Bukittinggi yang merespons kebutuhan masyarakat dan me­rea­lisasikan pembangunan infrastruktur, khususnya di Kelurahan Ladang Cakiah.

Menurutnya, pembangunan drainase tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan warga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman dan jalan perkotaan.

“Kami berharap ke de­pan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut dapat terus diperhatikan dengan tetap mengacu pada skala prioritas pembangunan,” katanya. (pry)