JAKARTA, METRO— Timnas Indonesia akan menghadapi situasi berbeda pada FIFA Matchday November mendatang. Setelah dalam beberapa agenda internasional terakhir selalu tampil di depan publik sendiri, skuad Garuda akan bertolak ke Timur Tengah.
Hal tersebut sekaligus menandai perubahan dari kebiasaan yang berlangsung sejak Erick Thohir memimpin PSSI. Sejak resmi menjabat sebagai Ketua Umum PSSI pada 16 Februari 2023, Indonesia belum pernah memainkan laga persahabatan internasional (friendly match) di luar negeri.
Situs 11vs11 mencatat, selama periode tersebut, skuad Garuda telah menjalani sembilan pertandingan berstatus laga persahabatan internasional. Seluruhnya dimainkan di Indonesia. Rangkaian tersebut dimulai pada Maret 2023. Indonesia dua kali menghadapi Burundi dalam FIFA Matchday dan keduanya berlangsung di Tanah Air.
Kondisi tersebut akan berubah pada November. Indonesia tidak lagi menunggu lawan datang ke Tanah Air, tetapi justru akan mendatangi salah satu calon lawannya di kawasan Timur Tengah.
“Ya, yang pasti Timnas Indonesia akan main di Middle East. Mudah-mudahan situasi Middle East juga bagus, ya, supaya memang ini persiapan kita bisa mencoba tim-tim Timur Tengah,” ucap Erick di Jakarta, Senin (14/9).
“Ya, di sana, tim Timur Tengah yang terkenal juga penuh apa, bola yang keras dan dramanya. Kami akan mencobanya, itu bagus buat pengalaman tim nasional, ya,” imbuh mantan Menteri BUMN tersebut.
Satu lawan sudah diketahui. Berdasarkan informasi Federasi Sepak Bola Yordania, Indonesia akan bertandang ke Stadion Internasional Amman untuk menghadapi Yordania pada 13 November mendatang. Sementara itu, satu lawan lainnya dari dua pertandingan FIFA Matchday November belum diumumkan.
Bagi skuad asuhan John Herdman, agenda tersebut menjadi kesempatan untuk merasakan atmosfer pertandingan yang berbeda. Tantangannya bukan hanya kualitas lawan. Perjalanan ke luar negeri, kondisi pertandingan, serta atmosfer stadion juga menjadi bagian yang harus dihadapi para pemain.
Namun, sebelum menjalani agenda tersebut, Indonesia terlebih dahulu akan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda berstatus sebagai tuan rumah dan tergabung di Grup A Divisi 1 bersama Malaysia, Singapura, serta Bangladesh. (jpg)






