PASAMAN, METRO— Tumpukan sampah yang berada di Jalan By Pass Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, mulai dibersihkan petugas UPT Persampahan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (PRKPPLH) Kabupaten Pasaman, Sabtu (29/8). Proses pembersihan tersebut ditinjau langsung Kepala UPT Persampahan, Junaidi, yang sekaligus mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Junaidi mengatakan, pembersihan dilakukan sebagai respons terhadap adanya tumpukan sampah di sejumlah lokasi. Pemerintah daerah juga terus melakukan pembenahan teknis pengelolaan dan pengangkutan sampah agar persoalan penumpukan tidak kembali terjadi.
“Kita sudah memperbaiki teknisnya agar sampah tidak menumpuk. Namun, upaya ini tentu membutuhkan dukungan masyarakat. Kami mengimbau agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujar Junaidi.
Ia menjelaskan, masyarakat yang memiliki sampah rumah tangga tidak perlu membuangnya ke lokasi-lokasi yang bukan tempat pembuangan. Sampah rumah tangga cukup diletakkan atau digantung di depan rumah untuk kemudian dijemput oleh petugas. “Kalau ada sampah keluarga, cukup digantung atau diletakkan di depan rumah. Nanti akan dijemput oleh petugas. Dengan begitu, lingkungan tetap bersih dan sampah tidak menumpuk di pinggir jalan,” jelasnya.
Masyarakat Apresiasi Langkah Pemerintah
Upaya pembersihan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Salah seorang warga berusia 45 tahun yang enggan disebutkan namanya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pasaman atas perhatian pemerintah terhadap kebersihan lingkungan. “Terima kasih, tumpukan sampah ini sudah bersih,” ungkapnya.
Ia mengatakan, selama ini dirinya juga telah berupaya mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah di lokasi tersebut. Namun, masih ada warga yang membuang sampah secara sembunyi-sembunyi, terutama pada malam hari. “Awak larang taruih pak, kadang malam tibo e pak. Indak tampak leh pak,” tuturnya.
Ia berharap setelah dilakukan pembersihan, masyarakat dapat ikut menjaga lokasi tersebut agar tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah.
Akan Didorong ke Seluruh Nagari
Junaidi menyampaikan, pola pengelolaan sampah dengan meningkatkan pelayanan pengangkutan dari rumah masyarakat akan terus diupayakan untuk dapat dilaksanakan secara lebih luas, termasuk di seluruh nagari di Kabupaten Pasaman. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah nagari, sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan secara bersama dan berkelanjutan.
“Ini akan kita upayakan agar dapat dilaksanakan di seluruh nagari, tentunya dengan berkolaborasi bersama pemerintahan nagari. Kita ingin persoalan sampah ini ditangani bersama, mulai dari masyarakat, pemerintah nagari hingga pemerintah daerah,” kata Junaidi.
Menurutnya, kebersihan lingkungan tidak akan terwujud hanya melalui kegiatan pengangkutan dan pembersihan oleh petugas. Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya merupakan kunci utama agar lingkungan tetap bersih. “Kita bersihkan hari ini, jangan sampai besok kembali menumpuk. Karena itu, mari kita jaga bersama. Sampah rumah tangga jangan dibuang sembarangan, manfaatkan layanan pengangkutan yang telah disiapkan,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Pasaman berkomitmen terus melakukan pembenahan pengelolaan persampahan secara bertahap dengan melibatkan seluruh unsur, termasuk pemerintah nagari dan masyarakat, demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.(ped/rel)






