TANAHDATAR, METRO— Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Kesehatan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui program Bantuan Sosial (Bansos) atau yang disebut dengan Merdeka Berobat.
Pada tahun 2026 per Agustus ini, anggaran yang telah disalurkan melalui program Bansos Merdeka Berobat mencapai Rp3.820.982.820, dengan jumlah penerima sebanyak 549 orang. Para penerima manfaat tersebut mendapatkan pelayanan kesehatan di sejumlah rumah sakit, baik yang berada di Kabupaten Tanah Datar maupun di luar daerah.
Kepala Bidang (kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar, Ns. Siska Fitria, S.Kep mengatakan, Kabupaten Tanah Datar saat ini menjalin kerja sama dengan beberapa rumah sakit diluar tanah datar dalam pelaksanaan program tersebut, yakni RSAM Bukittinggi, RS Otak Bukittinggi, RSUD Adnan WD Payakumbuh, RSUD Padang Panjang, RSUD M. Nasir Solok, RSJ Prof. HB. Saanin dan RSUP M. Djamil Padang.
“Bansos Merdeka Berobat ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terhadap masyarakat. Artinya, tidak ada masyarakat Tanah Datar yang tidak terlayani, walaupun tidak memiliki BPJS,” ujar Siska, Sabtu (29/8).
bih dahulu mendapatkan pelayanan dan perawatan medis, sementara kelengkapan administrasi dapat menyusul sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk memperoleh bantuan melalui program Bansos Merdeka Berobat, masyarakat harus mengajukan permohonan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar dengan melengkapi sejumlah persyaratan, di antaranya Kartu Keluarga (KK) dan KTP Tanah Datar serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Wali Nagari setempat dan merupakan pasien yang mendapatkan perawatan di rumah sakit pemerintah kelas III. (ant)






