PADANG, METRO—Dua prajurit terbaik Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II berhasil mengukir prestasi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Muaythai Championship 2026 di Bekasi. Keduanya sukses membawa pulang medali perak dan perunggu setelah bersaing dengan ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Prajurit Kowal Kodaeral II, Serda Pdk/W Marini Juliya Karin, tampil di kelas 51 kilogram. Ia berhasil mengamankan posisi kedua dan berhak atas medali perak.
Sementara itu, Kelas Bah Basirun yang turun di kelas 63,5 kilogram juga menunjukkan performa apik. Ia berhasil merebut peringkat ketiga sekaligus membawa pulang medali perunggu dari ajang bergengsi tersebut.
Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026 berlangsung di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, pada 4 hingga 9 Agustus 2026. Ajang tersebut menjadi arena persaingan atlet Muay Thai dari berbagai daerah sekaligus menjadi wadah untuk menemukan talenta-talenta potensial.
Prestasi kedua atlet Kodaeral II tersebut tidak terlepas dari program pembinaan yang dilakukan Bagian Jasmani dan Perawatan (Binjas) Kodaeral II. Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari latihan fisik, teknik hingga persiapan menghadapi kompetisi tingkat daerah maupun nasional.
Komandan Kodaeral II Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung melalui Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral II Letkol Laut (P) Rizaldy mengatakan, pencapaian tersebut patut diapresiasi. Namun, ia berharap prestasi tersebut menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
“Dengan raihan peringkat saat ini diharapkan akan lebih baik lagi pada event-event selanjutnya, serta dapat memotivasi semangat juang Prajurit Kodaeral II lainnya untuk dapat memberikan yang terbaik,” ujar Rizaldy kepada POSMETRO, Senin (10/8), di Mako Kodaeral II.
Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026 secara resmi dibuka pada Rabu (5/8) di GOR Bang Yan, Bekasi. Kompetisi yang berlangsung hingga 10 Agustus tersebut mempertemukan atlet Muay Thai dari berbagai penjuru Indonesia.
“Kejuaraan yang berlangsung hingga 10 Agustus 2026 ini menjadi ajang kompetisi bagi atlet Muay Thai dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus wadah penjaringan atlet-atlet berbakat menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan kejuaraan diawali dengan penampilan White Crew, yakni pertandingan beregu yang turut menjadi bagian dari kompetisi. Pertandingan pembuka juga mempertandingkan kategori usia dini, termasuk nomor putri di bawah usia tujuh tahun.
Pembukaan kemudian dilanjutkan dengan seremoni resmi yang diisi sambutan Ketua Pengurus Besar Muay Thai Indonesia (PBMI), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti.
Ia mengatakan, penyelenggaraan tahun ini mencatat sejarah tersendiri karena jumlah peserta menembus lebih dari 500 atlet. Sebanyak 514 peserta tercatat ambil bagian dalam Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026.
“Kejuaraan Nasional kali ini memiliki makna yang sangat spesial karena untuk pertama kalinya diikuti lebih dari 500 peserta, tepatnya 514 peserta. Ini merupakan rekor dalam sejarah Muay Thai Indonesia sekaligus menunjukkan betapa pesatnya perkembangan dan tingginya animo masyarakat terhadap olahraga Muay Thai di Indonesia,” ujarnya.
Dukungan terhadap perkembangan olahraga Muay Thai juga disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir. Ia menilai tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa olahraga tersebut semakin berkembang dan mendapat tempat di tengah masyarakat.
“Pembinaan dari akar rumput harus terus diperkuat agar olahraga ini semakin diterima masyarakat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ungkapnya.
Erick Thohir kemudian membuka Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026 secara resmi. Pembukaan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan olahraga Muay Thai sekaligus pembinaan atlet dari tingkat dasar hingga nasional.
Bagi Kodaeral II, keberhasilan Marini Juliya Karin dan Bah Basirun menambah catatan positif dalam pembinaan olahraga di lingkungan prajurit. Medali perak dan perunggu yang diraih diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menatap kompetisi berikutnya dengan target prestasi yang lebih tinggi. (ped)






