PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Nutrisi Cegah Stunting, GENTING Sasar Keluarga Berisiko di Payakumbuh Selatan

×

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Nutrisi Cegah Stunting, GENTING Sasar Keluarga Berisiko di Payakumbuh Selatan

Sebarkan artikel ini
BANTUAN NUTRISI—Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Kecamatan Payakumbuh Selatan saat menyalurkan bantuan nutrisi kepada keluarga sasaran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

PAYAKUMBUH, METRO–Pemerintah Kota Pa­yakumbuh melalui Kecamatan Payakumbuh Selatan menyalurkan bantuan nutrisi kepada keluarga sasaran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di daerah. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui inovasi “SERIBU ASA BEBAS STUNTING” di Kelurahan Kapalo Koto Ampangan, Rabu (5/8). Program itu menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan gizi keluarga sekaligus mendorong ke­terlibatan masyarakat da­lam pencegahan stunting.

Program tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah ke­pe­mim­pinan Wali Kota Zulmaeta yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pembangunan sektor kesehatan, sebagai bagian pen­ting dalam pembangunan daerah.

Penyaluran bantuan dipimpin Camat Payakumbuh Selatan Dewi Mu­lia dan melibatkan Penyuluh Agama Islam KUA Payakumbuh Selatan Fir­daus, Penyuluh Keluarga Berencana, Lurah Kapalo Koto Ampangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur terkait lainnya.

Dewi Mulia mengatakan pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena persoalan tersebut tidak hanya berkaitan de­ngan kesehatan, tetapi juga menyangkut pola asuh, lingkungan, dan kesadaran keluarga. “Pena­nganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri sehingga diperlukan kerja sama antara perangkat daerah, tenaga kesehatan, penyuluh, aparat ke­amanan, dan ma­sya­ra­kat,” kata Dewi di kantornya, Jumat (7/8). Bantuan yang disalurkan berupa susu tumbuh kembang, telur, kacang hijau, gula, dan minyak goreng. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu meme­nuhi kebutuhan gizi keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.

Baca Juga  Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Salurkan Bantuan untuk Humairah

Menurut Dewi, inovasi SERIBU ASA BEBAS STUN­TING tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan pangan, tetapi juga membangun kepedulian bersama agar masyarakat semakin memahami pen­tingnya pemenuhan gizi anak sejak dini. “Program ini merupakan wujud ke­pedulian bersama dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup. Harapannya, upaya ini dapat mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan ber­kualitas,” ujarnya.

Ia mengatakan pendampingan kepada keluarga sasaran perlu dilakukan secara berkelanjutan agar bantuan yang diberikan memberikan dampak terhadap perubahan perilaku dan peningkatan kualitas kesehatan anak. “Kami berharap kerja sa­ma ini terus berjalan sehingga semakin banyak keluarga mendapatkan pendampingan dan anak-anak di Pa­yakumbuh Selatan khususnya dapat tumbuh sehat, cerdas, serta terbebas dari stunting,” kata Dewi.

Baca Juga  Galian C di Batang Sinamar, Walnag Minta Perhatian Bupati

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Payakumbuh Selatan Fir­daus mengatakan edukasi keluarga menjadi bagian penting dalam mencegah stunting.

Menurut dia, pemenuhan kebutuhan gizi harus berjalan seiring dengan pola asuh yang baik, kebersihan lingkungan, serta perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak. “Pemenuhan gizi harus dibarengi dengan pola asuh yang baik, kebersihan lingkungan, serta perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak,” ujar Firdaus.

Melalui program GENTING dan inovasi SERIBU ASA BEBAS STUNTING, Pemerintah Kota Payakumbuh bersama ber­bagai unsur terkait berharap upaya pencegahan stunting semakin men­jang­kau masyarakat dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas ge­nerasi mendatang. (uus)