PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Payakumbuh Berduka Kehilangan Birokrat Berdedikasi

×

Pemko Payakumbuh Berduka Kehilangan Birokrat Berdedikasi

Sebarkan artikel ini
PELEPASAN JENAZAH— Wakil Wali Kota Elzadaswarman memimpin langsung prosesi pelepasan jenazah, di rumah duka.

PAYAKUMBUH, METRO— Suasana haru dan rintik hujan mengiringi kedatangan dan prosesi pelepasan jenazah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Kadisnakerin) Kota Payakumbuh, Yasril, di rumah duka kawasan Koto Nan Gadang, Sabtu (19/9).  Bagi para pelayat dan keluarga, hujan yang turun membasahi bumi Payakumbuh usai dilanda kemarau dan kabut asap beberapa pekan terakhir ini terasa sarat makna, seolah alam semesta turut bersedih melepas ke­pergian birokrat senior yang wafat pada usia 57 tahun tersebut.

Yasril mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada Jumat (18/9), se­telah menjalani perawatan intensif selama 24 hari akibat penyakit yang dideritanya.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wa­kil Wali Kota Elzadaswarman memimpin langsung prosesi pelepasan jenazah, sekaligus menyampaikan penghormatan dan belasungkawa atas nama pimpinan dan institusi Pemerintah Kota Payakumbuh. Turut hadir Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten, Staf Ah­li, Kepala Perangkat Daerah dan sejumlah jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh.  “Atas nama Pem­ko Payakumbuh, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ke­tabahan,” ujar Elzadaswarman.

Baca Juga  Berkompetisi di Top 30 Myres Tingkat Nasional, Dua Siswa MTsN 6 Kabupaten 50 Kota Bawa Nama Sumbar

Dalam kesempatan ter­sebut, Wawako juga menyampaikan permohonan maaf kepada ma­syarakat dan rekan sejawat apabila almarhum memiliki kekhilafan selama menjalankan tugas pemerintahan. Sebagai bentuk tanggung jawab, Pemko Payakumbuh memastikan akan memberikan dukungan penuh untuk menyelesaikan seluruh urusan hak dan administrasi kepegawaian almarhum.

Kepergian Yasril me­ninggalkan duka menda­lam bagi sang istri, Reni Eka Putri, serta dua putrinya, Syifa Hilya Sania dan Sabrina Najwa Akila. Putri sulungnya, Syifa, tidak dapat hadir dalam prosesi pemakaman lantaran tengah menempuh pendidikan di Korea. Semasa hidupnya, pria kelahiran Bukittinggi, 17 Oktober 1969 ini dikenal berdedikasi dan memiliki rekam jejak pengabdian yang amat panjang. Ia memulai karier sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 1 Maret 1990 dan diangkat sebagai PNS dengan pang­kat Juru Muda Tingkat I (I/b) pada 1 Oktober 1991.

Berbekal kualifikasi pendidikan Magister Tek­nik Sipil, karier struktural Yasril terus menanjak. Ia pernah menjabat sebagai Analis Perencana Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum (2009), lalu menduduki sejumlah posisi kepala seksi, hingga dipercaya menjadi Kepala Bidang Cipta Karya (2016), dan Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa (2022).

Baca Juga  Pendapatan Daerah Kota Payakumbuh Alami Kenaikan di Perubahan

Puncak pengabdiannya di lingkungan Pemko Payakumbuh terjadi saat ia dilantik sebagai Kadisnakerin pada 16 Oktober 2025, jabatan yang ia emban dengan pangkat Pembina Tingkat I (IV/b) hingga akhir hayatnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum, M. Arif Dt. Bijo Nan Hitam, menyampaikan bahwa keluarga telah meng­ikhlaskan kepergian almarhum sebagai ketetapan Yang Maha Kuasa. Usai dilepas secara resmi, jenazah disalatkan di Masjid Gadang untuk kemudian dimakamkan di pandam pekuburan keluarga di kawasan Ranah.

“Atas nama keluarga, kami memohon maaf atas segala kesalahan almarhum, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah, tokoh adat, rekan kerja, dan seluruh masyarakat yang telah datang memberikan penghormatan terakhir kepada beliau,” pungkasnya. (uus)